Terkini Daerah
Bio Solar Tumpah dan Cemari Laut Pantai Hagu Lhokseumawe, Warga Cium Aroma Menyengat
TRIBUN-VIDEO.COM - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar tumpah di laut Kota Lhokseumawe, tepatnya di kawasan Hagu, Kecamatan Banda Sakti, Minggu (25/4/2022) siang.
Hingga sore harinya, bio solar masih mencemari laut di kawasan tepi Pantai Hagu.
Sesuai informasi yang dihimpun Serambinews.com, pada Minggu pagi tadi masih berlangsungnya pembongkaran bio solar darì Kapal ke Depot Pertamina Lhokseumawe.
Namun sekitar pukul 11.45 Wib, warga pun mulai mencium aroma bio solar. Semakin lama pun semakin menyengat.
Selanjutnya warga mulai melihat tumpahan minyak di atas air laut.
Tidak lama kemudian, petugas Pertamina pun berupaya melokalisir tumpahan solar, agar tidak menyebar.
Sampai dengan pukul 17.00 WIB, petugas Pertamina masih bekerja.
Baca: Laut Hagu Lhokseumawe Tercemari Tumpahan Bio Solar, Warga Sekitar Mengaku Terganggu Aroma Menyengat
Kepala Depot Pertamina Kota Lhokseumawe Fery, menyebutkan, tumpahan bio solar terjadi setelah selesainya proses bongkar.
"Hasil penyelidikan awal, bio solar tumpah dari pulp kapal," katanya.
Sedangkan untuk jumlah bio solar yang tumpah, Fery tidak bisa memastikan berapa pastinya.
Namun pihaknya memastikan terus berupaya mengangkat semua tumpahan bio solar di laut.
"Bio solar terus kita lokalisir dengan oil boom. Kita prediksi, hari ini sudah tuntas," pungkas Fery.
Masih Dalam Penanganan
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus melalukan penanganan rembesan minyak jenis bio solar yang terjadi pada Kapal MT Aerosea Catalina di laut Lhokseumawe, Minggu (24/4/2022).
Hingga Minggu malam ini, proses penanganan tumpahan minyak tersebut masih terus berlangsung.
Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I, Taufikurachman menjelaskan, kejadian bermula saat ditemukan adanya minyak yang berada pada bagian lambung Kapal MT Aerosea Catalina.
Rembesan minyak berasal dari Sea Chest Kapal MT Aerosea Catalina yang menyalurkan minyak ke IT Lhokseumawe.
"Penanganan segera yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut adalah menetralisir rembesan minyak dengan Oil Spill Dispersant (OSD), menggunakan sorbent pad untuk sisa film serap, dan menyebarkan oil boom agar minyak tidak menyebar luas," papar Taufikurachman.
Selain itu, penanganan yang dilakukan adalah dengan segera melakukan identifikasi dan pemeriksaan area pump room kapal, serta penyebaran oil dispersant di area lambung kapal dan oil sorbent.
Baca: BBM Bio Solar Tumpah di Laut Kota Lhokseumawe dan Mencemari Pantai Hagu, Pertamina Tanggung Jawab
"Hingga saat ini, kondisi minyak di perairan sudah semakin sedikit dengan kondisi oil boom sudah dipersempit,” klaim dia.
“Minyak campur air yang terangkut sudah 4 IBC kapasitas 1 ton. Penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi sudah seperti sedia kala," tukas Taufikurachman.
Sebelumnya, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar tumpah di laut Kota Lhokseumawe, tepatnya di kawasan Hagu, Kecamatan Banda Sakti, Minggu (25/4/2022) siang.
Hingga sore hari, bio solar masih mencemari laut di kawasan tepi Pantai Hagu.
Sesuai informasi yang dihimpun Serambinews.com, pada Minggu pagi tadi, masih berlangsung pembongkaran bio solar darì kapal ke Depot Pertamina Lhokseumawe.
Namun sekitar pukul 11.45 WIB, warga pun mulai mencium aroma bio solar.
Semakin lama, bau aroma bio solar semakin menyegat.
Selanjutnya, warga mulai melihat tumpahan minyak di atas air laut.
Tidak lama kemudian, petugas Pertamina pun berupaya melokalisir tumpahan solar agar tidak menyebar. (Serambinews.com)
# Bio Solar # Lhokseumawe # Pertamina
Baca berita lainnya terkait Bio Solar
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bio Solar Mencemari Laut Pantai Hagu Lhokseumawe, Warga Cium Aroma yang Sangat Menyengat
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
ASN Batang Kumpulkan 11 Ribu Liter Minyak Jelantah, Dukung Rekor Muri Hasilkan Rp90 Juta
5 hari lalu
Mancanegara
Situasi Belum Kondusif! Iran Ungkap Alasan 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
5 hari lalu
Mancanegara
Ternyata Ini Dalih Iran soal 2 Kapal Tanker Milik Pertamina Belum Bisa Melintas di Selat Hormuz
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Ungkap Alasan 2 Kapal Tanker Milik Pertamina Indonesia Belum Bisa Melintasi Selat Hormuz
6 hari lalu
Internasional
Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran Tegaskan Semua Kapal Wajib Negosiasi
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.