Konflik Rusia Vs Ukraina
Inggris Diduga Kirim Pasukan Elite SAS untuk Ikut Perang di Ukraina, Kini Diburu Vladimir Putin
TRIBUN-MEDAN.COM - Inggris diduga telah mengirimkan pasukan elite SAS untuk ikut berperang di Ukraina.
Tindakan Inggris ini mengundang reaksi keras dari Rusia.
Dikutip dari Sky News, laporan bahwa pasukan Spesial Air Service (SAS) diturunkan ke Ukraina pertama kali dipublikasikan oleh media Rusia.
Dilaporkan ada setidaknya 20 prajurit SAS di Lviv yang melakukan aksi sabotase.
20 pasukan SAS ini berhasil masuk ke Ukraina melalui perbatasan Polandia.
Baca: Reaksi Keras Rusia seusai 20 Pasukan Elit SAS Inggris Tiba di Ukraina dengan Menyamar Jadi Medis
Badan Investigasi Pusat Rusia, pun telah mendapatkan perintah langsung dari Vladimir Putin untuk memburu seluruh pasukan SAS Inggris.
Tim pasukan militer Rusia diminta melakukan operasi khusus yang difokuskan untuk memburu pasukan selundupan itu.
Diketahui bahwa SAS kerap melakukan sabotase, kudeta dalam setiap gerakannya.
Baca: Pasukan Elit SAS Inggris Menyamar Jadi Medis di Ukraina, Rusia Buka Suara
Badan investigasi Pusat Rusia mendapatkan kabar bahwa pasukan SAS ini masuk ke wilayah Ukraina dengan menyamar sebagai tim medis.
"Kami tidak mengomentari cerita seputar pasukan khusus, terutama yang didorong oleh kantor berita Rusia, karena spekulasi yang tidak akurat dapat membahayakan nyawa orang, itulah sebabnya kami tidak mengkonfirmasi atau menyangkal laporan."
Sebelumnya, seminggu sebelum invasi Rusia, pemerintah Inggris mengonfirmasi telah menarik semua pasukannya keluar dari Ukraina.
Namun kini justru pasukan elite mereka yang telah berada di Ukraina di tengah serangan Rusia ke Ukraina.
# Inggris # Pasukan Elite # SAS # Vladimir Putin # Ukraina
Baca berita lainnya terkait Vladimir Putin
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Putin Perintahkan Buru Pasukan Inggris yang Berada di Ukraina
Sumber: Tribun Medan
Mancanegara
PUTIN UMUMKAN GENCATAN SENJATA selama Paskah Ortodoks saat Perang Rusia Ukraina Masuk Hari ke-1.507
Jumat, 10 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Inggris Kecam Iran, Tak Setuju Penarikan Tarif Kapal yang Melintas Selat Hormuz: Langgar Hukum Laut
Jumat, 10 April 2026
Tribunnews Update
Negara Teluk Incar Terra Drone Murah Buatan Ukraina, Strategi Baru Lawan Iran Imbas Krisis Rudal
Kamis, 9 April 2026
Tribun Video Update
Prabowo Klaim Indonesia Jadi Negara Aman jika Perang Dunia III Meletus: Orang Rusia-Ukraina di Bali
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
AS Dinilai Tak Lagi Bisa Diandalkan, Peter Ricketts: Inggris Diminta Akhiri Hubungan Khusus
Kamis, 9 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.