WIKI UPDATE
Ukraina Periksa Puluhan Mayat di Bucha & Temukan Peluru Era Perang Dunia I yang Diduga Milik Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Rusia diduga menggunkan senjata perang yang aneh saat menduduki wilayah Kota Bucha, Ukraina.
Warga Kota Bucha melihat wilayahnya sering dihujani senjata berbentuk panah kecil.
Hal ini sama seperti yang disampaikan oleh seorang dokter forensik Ukraina Vladyslav Pirovskyi.
"Kami menemukan beberapa benda yang sangat tipis, seperti paku di tubuh pria dan wanita dan begitu juga rekan-rekan saya yang lain di wilayah itu," terang Vladyslav Pirovskyi, seorang dokter forensik Ukraina.
Dikutip dari Tribunnews.com, puluhan warga sipil Bucha yang tewas ditembak oleh artileri Rusia.
Baca: Rusia Disebut Alami Penurunan terkait Persenjataan, Sudah Kehilangan 70 Persen Rudal Presisi Tinggi
Ahli patalogi dan koroner yang melakukan pemeriksaan pada mayat-mayat Bucha menemukan logam kecil (flechettes) yang tertanam di kepala dan dada.
Pakar senjata independen yang meninjau gambar panah logam tersebut mengonfirmasi bahwa itu adalah fléchettes.
Ini merupakan senjata anti-personil yang kerap digunakan selama era Perang Dunia I.
Setelah ditembakan menggunakan senjata itu, peluru akan meledak di atas tanah.
Sistem pengiriman dan metode peluncuran fléchette bervariasi, dari satu tembakan, hingga ribuan dalam satu putaran ledakan.
Menurut sejumlah saksi di Bucha, peluru fléchette ditembakkan oleh artileri Rusia beberapa hari sebelum pasukan mundur dari daerah itu pada akhir Maret.
Baca: Rusia Berencana Luncurkan Rudal Setan II pada Musim Gugur, Bisa Musnahkan Wilayah Seluas Inggris
Fléchette tidak akan menimbulkan bahaya bagi orang-orang di dalam gedung.
Meskipun kelompok hak asasi manusia telah lama meminta pelarangan peluru fléchette, amunisi tersebut tidak dilarang menurut hukum internasional.
Namun, penggunaan senjata mematikan yang tidak tepat di wilayah sipil berpenduduk padat merupakan pelanggaran hukum humaniter.
Diektahui, militer Ukraina tidak menggunakan peluru dengan flechette.
Peluru ini digunakan untuk menyerang infanteri, karena anak panah logamnya yang mampu menembus helm.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Puluhan Warga Bucha Terbunuh oleh Panah Logam Senjata Era Perang Dunia I, Diduga dari Artileri Rusia
# Ukraina # Update Invasi Rusia # Kota Bucha # peluru # Pasukan Militer Rusia
Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
FSB Rusia Tangkap Warga Kursk yang Jadi Mata-mata Ukraina, Terancam Dakwaan Pengkhianatan
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Bongkar Agen Mata-mata Ukraina, Tersangka Didakwa Pengkhianatan Kirim Data Militer ke Kiev
Selasa, 5 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Eropa Terjepit! PM Inggris Akui Perang Ukraina dan Iran Beri Tekanan Terhadap Hubungan AS-NATO
Senin, 4 Mei 2026
Konflik Timur Tengah
Bahas Perang Ukraina & Iran, Putin & Trump Teleponan 90 Menit hingga Peringatkan Bahaya Serangan AS
Kamis, 30 April 2026
Konflik Timur Tengah
Trump Blak-blakan Ukraina Kalah Perang! Presiden AS Ungkap Misi Khusus dengan Putin soal Nuklir Iran
Kamis, 30 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.