Konflik Rusia Vs Ukraina
Ukraina Terus Mendapat Pasokan Senjata, Situasi di Mariupol Dikatakan akan Berbalik
TRIBUN-VIDEO.COM - Christo Grozev, seorang jurnalis investigasi Bulgaria dan penyelidik utama Rusia dalam situs web investigasi Bellingcat mengungkapkan hal tersebut.
Rusia dikatakan hanya tinggal memiliki 30 persen rudal yang bisa digunakan untuk melawan Ukraina.
Grozev juga mangatakan jika pasukan yang bisa mengoperasikan rudal Rusia hanya tersisa sekitar 30-40 orang.
"Intelijen kami menyebut ini sekitar 30 hingga 40 orang," kata Grozev, dikutip dari Ukrinform, Senin (25/4/2022).
Grozev pun mengomentari terkait situasi Rusia yang mengklaim telah menguasai Mariupol.
Baca: Rusia Disebut Hanya Miliki 30% Rudal Tersisa untuk Serang Ukraina, Pasukan Putin Mulai Melemah?
Menurutnya, pertempuran di Mariupol hanya kekurangan senjata saja.
Untuk itu, ia menilai jika pasukan Ukraina mendapat pasokan senjata, maka situasi bisa berbalik.
"Jika pertempuran untuk Mariupol sekarang kalah taktis, itu tidak berarti kekalahan dalam pertempuran, karena alasan untuk tidak dapat mempertahankan kendali Mariupol adalah kurangnya senjata, bukan kurangnya motivasi."
Baca: Militer Rusia Disebut Kerahkan Peluncur Rudal Iskander-M di Perbatasan Ukraina, Putin Mulai Nekat?
"Saat ini, waktu masih bekerja untuk Ukraina, karena senjata presisi tinggi dipasok setiap minggu."
"Dan apa yang tidak dapat dilakukan Ukraina seminggu yang lalu kemungkinan besar akan mungkin terjadi dalam dua hingga tiga minggu," ungkapnya.
Di sisi lain, Grozev juga menyinggung terkait pasokan senjata yang akan didapatkan Ukraina dari 19 negara.
Menurutnya, pasokan senjata tersebut dapat memberikan harapan bagi Mariupol untuk membalikkan keadaan.
"Pada tahap ini, 19 negara siap memberikan senjata berteknologi tinggi ke Ukraina, yang memberikan alasan untuk harapan," katanya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Disebut Hanya Miliki 30% Rudal Tersisa, Ukraina akan Dapat Pasokan Senjata dari 19 Negara
# Ukraina # Mariupol # Rusia # pasokan senjata
Video Production: Roni Yoga Irawan
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rangkuman AS-Iran: Rusia Adang Pasukan Trump di Selat Hormuz hingga Iran Gempur Situs Nuklir UEA
4 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pasukan Rusia vs AS! Kapal Tanker Moskow Berhasil Dobrak Blokade Washington di Selat Hormuz
4 jam lalu
Mancanegara
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina Memburuk Akibat Perang Berkepanjangan
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.