Sabtu, 18 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pasokan Senjata Rusia Menipis, Tersisa 30 Persen Rudal tapi Ukraina Dapat Bantuan dari 19 Negara

Senin, 25 April 2022 15:05 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Senjata Rusia disebut semakin menipis sejak invasinya ke Ukraina.

Kremlin telah kehilangan 70 persen pasokan senjatanya dan rudal mereka hanya tersisa 30 persen.

Sementara Ukraina mendapatkan pasokan senjata dari 19 negara.:

Hal ini disampaikan oleh Christo Grozev, seorang jurnalis investigasi Bulgaria dan penyelidik utama Rusia dalam situs web investigasi Bellingcat.

Grozev mengatakan, saat ini Rusia hanya memiliki 30 persen rudal yang bisa digunakan untuk melawan Ukraina.

Lebih lanjut pasukan yang bisa mengoperasikan rudal Rusia hanya tersisa sekitar 30-40 orang.

"Intelijen kami menyebut ini sekitar 30 hingga 40 orang," kata Grozev, dikutip dari Ukrinform, Senin (25/4/2022).

Baca: Respons Volodymyr Zelensky seusai Odesa Digempur, Sebut Rusia sebagai Negara Teroris

Baca: Presiden Volodymyr Zelensky Ungkap Cara Hentikan Perang: Bebaskan Ukraina dari Penjajah Rusia

Sementara, Grozev menyebut, Ukraina tidak hanya bekerja untuk menghancurkan rudal, tetapi juga menyelidiki siapa orang yang bisa mengoperasikannya.

Kemudian, Grozev juga mengomentari terkait situasi Rusia yang mengklaim telah menguasai Mariupol.

Menurutnya, pertempuran di Mariupol hanya kekurangan senjata saja.

Untuk itu, ia menilai jika pasukan Ukraina mendapat pasokan senjata, maka situasi bisa berbalik.

Disisi lain, Grozev juga menyinggung terkait pasokan senjata yang akan didapatkan Ukraina dari 19 negara.

Menurutnya, pasokan senjata tersebut dapat memberikan harapan bagi Mariupol untuk membalikkan keadaan.

"Pada tahap ini, 19 negara siap memberikan senjata berteknologi tinggi ke Ukraina, yang memberikan alasan untuk harapan," katanya.(tribun-video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Disebut Hanya Miliki 30% Rudal Tersisa, Ukraina akan Dapat Pasokan Senjata dari 19 Negara

# Ukraina # Rusia # Mariupol 

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: sara dita
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Rusia   #Ukraina   #Mariupol

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved