Yunita dari Malang Olah Sampah Popok Bayi jadi Kerajinan Berharga
TRIBUN-VIDEO.COM - Sampah popok bayi menjadi momok bagi lingkungan. Namun, berkat Yunita Lestari Ningsih (39), warga Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, sampah popok bayi justru bisa menjadi kerajinan tangan berharga.
Ia bisa membuatnya menjadi vas bunga sekaligus bunganya, bingkai foto, kap lampu, dompet, tas, dan sebagainya.
Hasil karyanya itu bisa dilihat di rumah Yunita, Jl Ikan Tombro No 56, Kelurahan Tunjungsekar.
Ide ini muncul tahun 2014. Saat itu, ada timbunan sampah popok di tanah kosong samping rumah Yunita.
Ia dituduh sebagai pembuang sampah tersebut padahal merasa tidak melakukannya.
Peristiwa itu membuat Yunita memutar otak hingga tercetus ide mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai.
Kini, dia tahu cara mengolahnya. Pertama, popok bekas direndam dalam air deterjen untuk mengeluarkan jelinya.
Kedua, popok dicuci memakai air mengalir. Ketiga, direndam dalam cairan desinfektan. Keempat, dijemur.
Setelah diolah menjadi kerajinan tangan, sampah popok bisa djual dari Rp 5.000 untuk bros hingga termahal Rp 125.000 untuk bentuk yang rumit.
Hasil kerajinan dijual melalui pameran hingga secara online. (*)
Video Production: Tri Hantoro
Sumber: Surya Malang
TRIBUNNEWS UPDATE
Wanita di Malang Syok saat Malam Pertama! Dijanjikan Barang Mewah, Sang Suami Ternyata Perempuan
34 menit lalu
Live Tribunnews Update
Modus Nikah Sesama Jenis di Malang, Pelaku Ajak Korban Berobat ke Kamboja dan Janjikan Mobil Mewah
4 jam lalu
Live Tribunnews Update
Wanita di Malang Kaget Sang Suami Ternyata Perempuan, Pelaku Kabur usai Terciduk di Malam Pertama
4 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.