Senin, 13 April 2026

SEA Games 2022

Alasan Resmi di Balik Sutjiati Tak Berangkat ke SEA Games

Kamis, 21 April 2022 12:11 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Atlet senam ritmik berdarah Indonesia-Amerika Serikat, Sutjiati Kelanaritma Narendra, tak diberangkatkan ke SEA Games Hanoi, Vietnam, meski pernah mengukir prestasi tertinggi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Akan tetapi, Sutjiati Narendra belum mendapat kesempatan mengharumkan nama Indonesia pada multiajang terakbar se-Asia Tenggara, yakni SEA Games 2021 Vietnam.

Hal itu diketahui setelah nama Sutjiati tak tercantum dalam daftar atlet senam yang akan diberangkatkan untuk mengikuti SEA Games 2021 Vietnam pada 12-23 mendatang.

Berdasarkan unggahan di akun Instagram Tim Indonesia, terdapat empat pesenam yang telah terpilih untuk berjuang mengharumkan nama bangsa di SEA Games Vietnam.

Mereka terdiri dari dua atlet putri dan dua atlet putra, yakni Rifda Irfanaluthfi, Ammera Rahmajanni Hariadi, Abiyu Rafi, dan Dwi Samsul Arifin.

Baca: Kabar TC Timnas Indonesia Jelang SEA Games, Fisik Para Pemain Jadi Sorotan

Berdasarkan penjelasan tim review Peningkatkan Prestasi Olahraga Nasional (PPON), berikut alasan di balik Sutjiati tak berangkat ke SEA Games 2021 Vietnam:

1. Pertimbangan Data dan Riwayat Prestasi

Pertimbangan data dan riwayat prestasi oleh tim review PPON menjadi tahapan krusial dalam proses penentuan atlet yang akan diberangkatkan ke SEA Games Vietnam.

Hal ini disebut sebagai salah satu implementasi dari perubahan paradigma olahraga yang tertuang dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Melalui perubahan paradigma dalam DBON itu, SEA Games statusnya kini menjadi sasaran antara sebelum Olimpide.

Baca: Batal Ikut SEA Games 2022, Ini Curahan Hati Sutjiati Narendra, Atlet Lampung Peraih Emas PON Papua

Oleh karena itu, pengiriman atlet ke SEA Games 2021 kini tak lagi "jor-joran" dan harus melalui tahapan ketat, yakni seleksi data dan riwayat prestasi.

Dalam kasus Sutjiati, tim review PPON disebut telah melalui tahapan tersebut. Mereka membandingkan data dan riwayat prestasi Sutjiati Narendra dengan atlet lain yang mendapat kesempatan membela Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam.

Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) melalui sebuah rilis pada Rabu (20/4/2022) menyebut bahwa prestasi Sutjiati Narendra belum melampaui atlet senam yang sudah terpilih, yakni Rifda Irfanaluthfi.

Rifda Irfanaluthfi disebut sudah memiliki riwayat prestasi di level SEA Games dengan raihan satu emas dan tiga perak pada edisi 2019 di Manila, Filipina.

Pesenam kelahiran Jakarta itu juga pernah menyumbangkan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu pada SEA Games 2017.

Rifda pun pernah mengukir prestasi di level Asia dengan merengkuh medali perak pada Asian Games 2018. Terbaru, dia sukses meraih empat medali emas pada PON Papua 2021.

Sementara itu, Sutjiati dinilai belum memiliki pengalaman di ajang SEA Games meski telah memiliki modal prestasi dengan raihan dua emas dan satu perak pada PON Papua.

Sutjiati sejatinya punya modal selain prestasi di PON Papua, yakni pernah tampil di Rhyhtmic Gymnastics Junior World Championship 2019 di Moskow, Rusia.

Namun, dia ketika itu belum berhasil lolos dari kualifikasi sehingga tak tampil pada putaran final.

Torehan skor dan peringkat yang diukir Sutjiati pada Rhyhtmic Gymnastics Junior World Championship 2019 disebut masih tertinggal jika dibandingkan dengan para wakil dari negara-negara tetangga seperti Filipina, Malaysia, dan Thailand.

"Persani tidak mengajukan nama tersebut (Sutjiati), bahkan jika kita melihat pencapaian terakhirnya di ajang internasional hasilnya jauh sekali rangkingnya," kata ketua tim review PPON, Profesor Asmawi, dalam rilis yang diterim KOMPAS.com.

"Apalagi jika merujuk hasil di Rusia lalu, hanya mampu berada di posisi ke-47, sehingga belum bisa bersaing dengan atlet Asia Tenggara lainnya," ujar Profesor Asmawi.

2. Berkurangnya Nomor Senam Ritmik pada SEA Games 2021 Vietnam

Selain data dan riwayat prestasi, ada pertimbangan lain yang membuat Sutjiati tak berangkat, yakni berkurangnya nomor senam ritmik pada SEA Games 2021 Vietnam.

Saat ini, hanya ada satu emas yang diperebutkan dari kategori serba bisa, berbeda dengan SEA Games 2019 Manila yang mempertandingkan lima nomor.

3. Hasil PON Bukan Parameter Utama untuk Berlaga di Multiajang Internasional, termasuk SEA Games

Profesor Asmawi selaku ketua tim review PPON turut menjelaskan bahwa juara PON sejatinya tidak harus berangkat ke SEA Games ketika kriteria yang disyaratkan tak terpenuhi.

Dengan kata lain, hasil PON bukanlah parameter utama untuk seorang atlet bisa diberangkatkan ke SEA Games 2021 Vietnam.

"Kalau catatannya terlalu jauh, walaupun juara PON, bagaimana mau bersaing. Karena itu, hasil PON itu bukan menjadi parameter dan belum tentu hebat di PON kemudian bisa bersaing di level Asia Tenggara," ucap Asmawi.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Resmi di Balik Sutjiati Tak Berangkat ke SEA Games"

# Alasan # Sutjiati Narendra # SEA Games 2022 # Atlet senam 

Editor: Bintang Nur Rahman
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved