Konflik Rusia vs Ukraina
Bukti Vladimir Putin Gunakan Senjata Terlarang dalam Perang, Tak Kasat Mata tapi Dampaknya Ngeri
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan invasi Rusia ke Ukraina semakin terasa.
Pasalnya kini Rusia menggunakan senjata berbahaya yang telah dilarang banyak negara.
Bahkan senjata tersebut tidak dapat dilihat dengan mata namun memiliki dampak yang mengerikan.
Baca: Finlandia akan Beri Bantuan Militer ke Ukraina untuk Hadapi Rusia, Jadwal Bantuan Masih Dirahasiakan
Dikutip dari TribunSumsel.com, tentara militer Rusia semakin nekat menggunakan persenjataan untuk menyerang Ukraina.
Hal tersebut diketahui saat Wali Kota Trostianets Yuriy Bova bicara kepada para pejabat Ukraina mengenai hal yang mengerikan.
Baca: Setelah Berminggu minggu Dikepung Rusia, Kondisi Kota Mariupol Kini Hancur Lebur dan Makin Kritis
Pasalnya beberapa pihak menemukan adanya zat mematikan sarin dan zat kimia lainnya.
"Kami menemukan sisa-sisa senjata kimia di desa Bilka, sarin dan zat lainnya." pernyataan Yuriy Bova.
Yuriv Bova mengatakan, dugaannya terhadap Rusia yang menggunakan bahan kimia tersebut untuk menyerang beberapa kota di Ukraina termasuk Kyiv.
"Ada kemungkinan Rusia ingin menggunakan bahan kimia ini untuk menyerang Kyiv, Poltava atau kota-kota lain." papar Yuriv Bova.
Baca: Rusia Salahkan Barat atas Invasi di Ukraina, Berakar dari Keinginan AS untuk Mendominasi Dunia
Kemudian, unit nasionalis sayap kanan Garda Nasional Ukraina, Resimen Azov mengatakan tiga orang keracunan seusai pesawat tak berawak melemparkan bahan kimia misterius ke arah pasukan.
Sementara, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah memperingatkan bahwa zat itu dianggap satu senjata perang kimia yang paling beracun.
(Tribun-video.com/TribunSumsel.com)
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Ibukota Ukraina Terancam, Pasukan Vladimir Putin Mulai Gunakan Senjata Kimia, Ini Jadi Buktinya.
#Vladimir Putin #Rusia #Ukraina #Senjata Terlarang #perang
Sumber: Tribun Sumsel
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Beri Rusia & Spanyol Karpet Merah, Bisa Melintas Bebas di Selat Hormuz Tanpa Bayar Tarif Tol
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Singgung Konflik Iran-AS Memanas, Lula Berkelakar Ingin Kirim Pohon Penenang ke Presiden Trump
4 hari lalu
TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Pengamat Nilai China Diam-diam Bergerilya Bantu Iran hingga Rusia Beri Bantuan Tersembunyi
4 hari lalu
LIVE UPDATE
VIDEO Tembakan Sistem Pertahanan Udara Terlihat di Langit Teheran, Araghchi: Rakyat Iran Bersatu
4 hari lalu
LIVE UPDATE
Israel Tunggu "Lampu Hijau" dari AS sebelum Lanjut Serang Iran, Menhan Katz: IDF Siap Lawan!
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.