Rabu, 8 April 2026

HOT TOPIC

Sosok Oknum Polisi yang Jadi Eksekutor Disewa Kasatpol PP Makassar Bunuh Anggota Dishub

Selasa, 19 April 2022 18:45 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang oknum polisi menjadi eksekutor di balik aksi pembunuhan terhadap Najamuddin Sewang, pegawai di Dinas Perhubungan Makassar pada Minggu (3/4/2022) lalu.

Sosok oknum polisi tersebut dibayar oleh Kasatpol PP Kota Makassar untuk beraksi menghabisi korban.

Hal ini diduga lantaran permasalahan asmara.

Dikutip dari Kompas.com, oknum polisi tersebut diketahui berinisial SR.

Ia nekat melakukan aksi keji pembunuhan demi imbalan senilai Rp 85 juta dari dalang utama yakni Kasatpol PP Kota Makassar, Muhammad Iqbal Asnan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto menuturkan, bahwa SR tinggal satu kampung dengan Iqbal Asnan.

Iqbal Asnan diketahui beberapa saling curhat dengan SR.

Dari pengakuannya, SR mengaku membunuh korban Najamuddin karena ikut merasakan sakit hati melihat Iqbal Asnan tersakiti.

"Eksekutor ini juga ikut sakit hati ketika si otak pelaku disakiti perasaannya oleh si korban," katanya.

Namun dari pengakuan pelaku, uang Rp 85 juta yang diberikan bukanlah imbalan, melainkan uang tanda terimakasih.

Baca: Oknum Polisi SL Eksekutor Penembakan Pegawai Dishub Makassar Beli Revolver ke Jaringan Teroris

Akibat perbuatan SR, Kombes Pol Budhi Haryanto menegaskan bahwa SR akan mendapatkan hukuman yang lebih berat.

"Kita sesuaikan dengan peraturan yang ada. Kita akan proses dan berikan sanksi yang lebih berat. Di samping hukuman pidana. Kita akan lakukan proses melalui kode etik," lanjutnya.

SR diketahui membeli senjata api secara online di jaringan teroris.

“Senjata ini dibelinya secara online. Awalnya, pemilik senjata itu tidak tahu kalau penjualnya adalah teroris. Namun setelah kita dalami, ternyata perdagangan senjata api tersebut terhubung dengan jaringan teroris,” katanya.

Diketahui, Kasatpol PP Kota Makassar tersebut nekat menyuruh SR menghabisi Najamuddin dilatar belakangi karena kecemburuan.

Selama ini Iqbal yang telah memiliki istri menjalin hubungan asmara dengan RA, seorang ASN di Dinas Perhubungan Kota Makassar.

Namun diduga, RA juga menjalin hubungan dengan Najamuddin, seorang anggota Dishub.

"Jadi saya ulangi tidak ada teror di Kota Makassar ini, tapi ini adalah motif atau masalah pribadi," jelasnya.

Najamuddin awalnya diduga tewas karena kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor.

Namun dari hasil autopsi diketahui bahwa ada proyektil peluru di tubuh Najamuddin.(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bunuh Najamuddin, Oknum Polisi Terima Rp 85 Juta dari Kasatpol PP Makassar, Beli Pistol dari Jaringan Teroris

# HOT TOPIC # oknum polisi#  Eksekutor # Kasatpol PP Makassar # Dishub

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Nila
Video Production: Dyah Ayu Ambarwati
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved