Konflik Rusia Vs Ukraina
Ukraina Terima Dana Bantuan 924 Juta Dolar dari Perusahaan Dunia, Inggris Jadi Penyumbang Terbesar
TRIBUN-VIDEO.COM - Volodymyr Zelensky mengadakan pertemuan dengan kabinet kementrian Ukraina guna membahas ekonomi negara dalam situasi konflik.
Kepala Koordinasi Kemanusiaan dan Sosial Ukraina Andriy Yermak menjelaskan, Ukraina telah menerima dana bantuan amal dari perusahaan dunia sebesar 924 Juta Dolar.
Dilansir dari www.president.gov.ua situs resmi Pemerintah Ukraina, Sabtu, (16/4/2022) dana yang mereka terima berasal dari PBB dan organisasi kemanusiaan internasional.
Inggris merupakan negara penyumbang terbesar sebanyak 47 persen, Belanda 18 persen, Republik Ceko 11 Persen dan Amerika Serikat 8 Persen.
Baca: Rusia Hancurkan Pabrik Pembuatan Tank Lapis Baja Milik Ukraina di Kiev, 16 Objek Dihantam Rudal
Baca: Jerman Siapkan Bantuan Militer Sebesar 1 M Euro untuk Militer Ukraina demi Melawan Invasi Rusia
Yermak mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah peduli dan membantu Ukraina sejauh ini.
Lebih dari 270.000 ton bantuan datang ke Ukraina dalam 50 hari, mencukupi kehidupan hampir 12 juta orang di Ukraina.
Lviv menjadi pusat bantuan kemanusiaan di Ukraina, wilayah ini menerima 51 persen bantuan kargo dari luar negeri.
Memasuki hari ke 51 invasi Rusia, seluruh wilayah di Ukraina bersatu membantu pasukan di garis terdepan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Inggris Penyumbang Dana Terbesar Untuk Ukraina Saat ini
#Volodymyr Zelensky #Ukraina #Bantuan PBB #Konflik #Perang
Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Tribun Medan
Mancanegara
Pasukan Tewas! UNIFIL Dibantu Militer Lebanon Bergerak ke Wilayah Strategis di Kawasan Selatan
11 jam lalu
Mancanegara
Cina Siaga Satu! Kapal Perang Jepang Terjang 'Garis Merah' Beijing di Laut China Timur
11 jam lalu
Konflik Timur Tengah
Trump Perluas Operasi, Armada Perang AS Buru Kapal Tanker Iran hingga Masuk Kawasan Indo-Pasifik
16 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Warga Lebanon Pulang saat Gencatan Senjata, Nekat Seberangi Sungai, Jembatan Hancur Dibom Israel
19 jam lalu
Berita Terkini
Armada Perang AS Dekati Perairan Indonesia, Misi Buru Kapal Iran di Selat Malaka Picu Ketegangan
20 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.