Kamis, 16 April 2026

Tribunnews Update

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Tarif Listrik, Harga Elpiji 3 Kg, Solar, hingga Pertalite

Jumat, 15 April 2022 19:16 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Indonesia dikabarkan akan menaikkan tarif listrik di tahun 2022.

Tak hanya itu, sejumlah komoditas energi seperti elpiji tiga kilogram, Pertalite, dan Solar juga akan naik.

Rencana ini merupakan strategi pemerintah dalam menghadapi kenaikan harga minyak dunia.

Informasi ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif saat rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, pada Rabu (13/4).

Arifin menjelaskan, pemerintah akan menempuh langkah-langkah baik jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk di sektor ketenagalistrikan.

Baca: Pemerintah Tak akan Gunakan Hak Masyarakat Setempat untuk Pengadaan Lahan IKN

Untuk jangka pendek, rencananya akan diterapkan kembali tariff adjustment (tarif penyesuaian) di tahun 2022.

“Kita lakukan penyesuaian atau pengurangan penggunaan BBM dan tekanan APBN di sektor ketenagalistrikan. Dalam jangka pendek, rencana penerapan tariff adjustment tahun 2022," ujarnya dalam rapat di Gedung Parlemen.

Dikutip dari Kompas.com, penerapan ini akan menghemat kompensasi yang berasal dari kas negara hingga Rp 16 triliun.

"Ini untuk bisa dilakukan penghematan kompensasi sebesar Rp 7 – 16 triliun,” kata Arifin.

Selain itu, Kementerian ESDM juga akan menerapkan efisiensi biaya pokok penyediaan listrik dan strategi energi primer PLN.

Baca: Penataan Kawasan Kota dan Danau Sentani, Pemerintah Kabupaten Jayapura Segera Siapkan Regulasi

Kemudian, melakukan optimalisasi pembangkit dengan bahan bakar sumber domestik yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Energi Baru Terbarukan (PLT EBT).

Sementara itu, pemerintah juga telah menyiapkan strategi jangka menengah dan panjang di sektor ketenagalistrikan.

Di antaranya adalah pemadanan dan pemilahan data pelanggan penerima manfaat berdasarkan DTKS untuk subsidi langsung.

Pada kesempatan yang sama, Arifin juga mengungkapkan rencana kenaikan harga elpiji 3 kilogram.

“Untuk menjaga ketersediaan elpiji dan mengurangi impor, dalam jangka pendek akan dilakukan peningkatan pendistribusian elpiji 3 kg tepat sasaran, bekerja sama dengan pemda dan aparat penegak hukum (APH),” jelasnya.

Untuk jangka pendek, kenaikan harga elpiji bakal diterapkan melalui perubahan formula elpiji 3 kilogram.

Baca: Pemerintah Izinkan Mudik Lebaran 2022, Terapkan Sistem Ganjil Genap Mulai dari Cikampek

Kemudian, pihaknya juga akan melakukan uji coba penjualan dengan aplikasi MyPertamina untuk 34 kabupaten/kota pada 2022.

Sedangkan untuk jangka menengah dan panjang, pemerintah akan melakukan substitusi dengan kompor induksi jaringan gas.

Langkah ini ditargetkan menyasar 1 juta rumah tangga per tahun.

“Sedangkan dalam jangka menengah dan panjang, melakukan substitusi dengan kompor induksi jaringan gas. Kita harapkan bisa sekitar 1 juta rumah tangga per tahun. Kemudian subsidi komoditas menjadi subsidi langsung ke pengguna,” tandasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga berencana menaikkan harga BBM subsidi dalam jangka menengah dan panjang, seperti penyesuaian harga Solar dan Pertalite.

Dalam jangka pendek, pemerintah akan menjaga ketersediaan BBM khususnya pada saat Ramadhan dan Idul Fitri.

Penyesuaian harga BBM non-subsidi juga termasuk dalam rencana jangka pendek ini.

Selain itu, pihaknya mengusulkan peningkatan kuota BBM menjadi lebih banyak.

(Tribun-Video.com)

Video Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Host: Agung Laksono

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tarif Listrik hingga Harga Pertalite, Solar dan Elpiji 3 Kg Bakal Naik"

# Pemerintah # Sinyal # Kenaikan Harga # listrik # elpiji # solar # Pertalite

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Dyah Ayu Ambarwati
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Pemerintah   #Sinyal   #kenaikan harga   #listrik   #elpiji   #solar   #Pertalite

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved