Minggu, 19 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pemerintah Diminta Tunda Proyek Ibu Kota Negara agar Harga Pertalite dan LPG 3 Kg Stabil

Jumat, 15 April 2022 15:53 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah memberlakukan kenaikan harga energi bersubsidi seperti Pertalite dan LPG 3 Kg, hal itu dinilai bukan opsi yang tepat untuk saat ini.

Langkah untuk mengurangi defisit negara, pemerintah seharusnya melakukan penundaan mega proyek seperti IKN.

Dikutip dari Tribunnews.com, hal itu disampaikan oleh Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira pada Jumat (15/4/2022).

"Wacana kenaikan harga LPG 3 Kg, Pertalite dan tarif listrik tidak perlu disampaikan pemerintah dan bukan opsi saat ini," ucap Bhima saat dihubungi, Jumat (15/4/2022).

pemerintah seharusnya bisa menahan kenaikan harga tersebut melalui mekanisme subsidi silang hasil windfall penerimaan negara dari ekspor minerba dan perkebunan.

Berdasarkan simulasi kenaikan harga minyak mentah.

Bhima mengatakan saat ini proyeksi pemerintah tengah mengalami lonjakan pendapatan pajak dan PNBP sekira Rp 100 Triliun.

Sehingga penerimaan pemerintah itu bisa disalurkan untuk membiayai subsidi.

Ia juga mengatakan jika pendapatan negara tak cukup dan defisit kembali naik karena subsudi energi

Maka, penundaan mega proyek sepeti ‌IKN juga wajib dilakukan.

Disamping kondisi harga pangan dan energi saat ini tidak stabil hal ini merupakan sebagai langkah yang baik.

"Realokasi anggaran belanja barang dan pegawai juga mendesak dilakukan. Ada cara untuk selamatkan cashflow Pertamina, PLN sekaligus jaga daya beli masyarakat asal pemerintah mempunyai political will yang kuat," tuturnya.(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Diminta Tunda Proyek Ibu Kota Negara Demi Jaga Harga Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik

# TRIBUNNEWS UPDATE # pasokan pertalite # Ibu Kota Negara

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved