Minggu, 12 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Invasi Rusia-Ukraina Hari ke-49, Sekutu Putin Ditangkap hingga Pengamat Skeptis soal Senjata Kimia

Kamis, 14 April 2022 12:03 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Invasi Rusia ke Ukraina telah memasuki hari ke-49, Rabu (13/4/2022).

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melabeli invasi Rusia di Ukraina sebagai "genosida".

Biden menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin berusaha menghapus gagasan untuk mbisa menjadi orang Ukraina.

Pernyataan tersebut dilontarkan kepada wartawan saat bersiap naik ke Air Force One untuk kembali ke Washington setelah sebuah acara di Iowa.

Berikut ini Tribunnews.com rankum sejumlah peristiwa yang terjadi selama invasi Rusia ke Ukraina di hari ke-49 dikutip The Guardian.

Baca: Kedubes Rusia Bantah Klaim AS atas Dugaan Rusia Gunakan Senjata Kimia: Tak Berdasar

Biden sebut invasi Rusia sebagai genosida

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melabeli invasi Rusia di Ukraina sebagai "genosida".

Biden menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin berusaha menghapus gagasan untuk bisa menjadi orang Ukraina.

Pernyataan tersebut dilontarkan kepada wartawan saat bersiap naik ke Air Force One untuk kembali ke Washington setelah sebuah acara di Iowa.

"Kami akan membiarkan pengacara memutuskan secara internasional apakah itu memenuhi syarat atau tidak, tetapi tampaknya seperti itu bagi saya," katanya.

Sekutu dekat Putin ditangkap

Sekutu terdekat Putin di Ukraina, Viktor Medvedchuk, telah ditangkap oleh penegak hukum Ukraina, Presiden Ukraina Volodomyr Zelensky mengumumkan.

Medvedchuk adalah pemimpin Platform Oposisi untuk Kehidupan, partai oposisi terbesar di Ukraina.

Zelensky mengusulkan untuk membebaskannya ke Rusia sebagai imbalan atas orang-orang Ukraina yang ditangkap oleh pasukan Rusia.

Zelensky juga memperingatkan Rusia: “Biarkan Medvedchuk menjadi contoh bagi Anda. Bahkan mantan oligarki tidak lolos, belum lagi lebih banyak penjahat biasa dari boondock Rusia. Kami akan mendapatkan semua orang.”

Baca: Prancis Menentang Tuduhan Joe Biden yang Sebut Rusia Lakukan Genosida, Minta Hati-hati Pakai Istilah

Senjata kimia

Zelensky mengatakan "belum mungkin" untuk menarik kesimpulan 100% tentang jenis zat apa yang digunakan di Mariupol pada Selasa (12/4/2022).

Sebelumnya, dia menyuarakan keprihatinan bahwa pasukan Rusia sedang mempersiapkan “tahap baru teror” yang dapat melibatkan penggunaan senjata kimia di Ukraina.

Andriy Biletsky, pemimpin resimen sukarelawan Azov, mengklaim pada Senin (11/4/2022) bahwa tiga orang di kota pelabuhan selatan telah mengalami "keracunan oleh bahan kimia perang, tetapi tanpa konsekuensi bencana".

Pengamat skeptis soal senjata kimia

Beberapa pengamat menyatakan skeptis bahwa bukti yang ada mengarah pada serangan senjata kimia.

Terlalu dini untuk mengatakan secara pasti apa yang terjadi, tetapi seorang ahli memperingatkan bahwa masih belum jelas apakah bahan kimia, apalagi senjata kimia, telah digunakan, berdasarkan bukti yang ada.

Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan AS tidak dapat mengkonfirmasi laporan penggunaan senjata kimia di Mariupol.

Serangan meluas, warga sipil melarikan diri dari Ukraina

Warga sipil telah melarikan diri dari Ukraina timur sebelum serangan yang diperkirakan meluas dan pasukan Rusia mendekati reruntuhan kota selatan Mariupol.

Pasukan Ukraina sedang mempersiapkan serangan Rusia baru di timur negara itu, dengan Gubernur Luhansk, Serhiy Gaidai, mendesak warga untuk mengungsi sesegera mungkin menggunakan koridor kemanusiaan yang disepakati.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Invasi Rusia ke Ukraina Hari ke-49, Berikut Ini Sejumlah Peristiwa yang Terjadi

Baca berita lainnya terkait Rusia dan Ukraina di sini.

# Vladimir Putin # Senjata kimia # Ukraina # Rusia # Invasi Rusia

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Khoerunnisak
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved