Mancanegara
WNI di Guangzhou Beberkan Suasana Ramadan di China saat Lockdown, Tak Bisa Tarawih dan Buka Bersama
TRIBUN-VIDEO.COM - Traveler, beberapa waktu belakangan kasus Covid-19 di China kembali meningkat.
Bahkan pemerintah China kembali memperketat pembatasan Covid-19, dan menerapkan penguncian wilayah (lockdown) di Shanghai.
Dikutip dari Kompas com, kondisi tersebut rupanya berpengaruh terhadap suasana Ramadhan di China.
Seperti yang diungkapkan oleh Mohammad Iqbal Saryuddin Assaqty, seorang Mahasiswa S3 di School of Computer Science and Engineering, South China University of Technology.
Baca: Meriahkan Ramadan 1443 H, Epicentrum Mall Gelar Lomba Hadroh hingga Lomba Kaligrafi
Menurutnya, di wilayah tempat tinggalnya, Guangzhou saat ini diberlakukan pengetatan.
Termasuk masjid, tempat ibadah lainnya, serta sejumlah tempat publik juga ditutup untuk sementara.
“Shanghai masih lockdown, tempat saya tidak lockdown tapi kontrol ketat. Jadi, masjid tutup lagi sekarang, semua tempat ibadah tutup, tidak ada Jumatan, tidak ada shalat lima waktu di masjid, semua di rumah masing-masing,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com (11/04/2022).
Baca: Uniknya Bulan Ramadhan di Swiss, Harus Puasa 16 Jam Tanpa Adanya Kumandang Azan Maghrib
Pasalnya, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan keadaan sebelum pandemi Covid-19.
Di mana umat Islam di Guangzhou masih bisa shalat berjamaah dan buka puasa bersama di masjid.
Sebelum pandemi, umat Islam di Guangzhou kerap menggelar sejumlah kegiatan Ramadhan di masjid.
Mulai dari bukber, shalat tarawih, berbagi takjil, dan lain sebagainya.
Bahkan Iqbal menilai, suasana Ramadhan di Guangzhou hampir serupa dengan di Indonesia, meskipun umat Islam di Guangzhou adalah minoritas.
“Suasananya mirip di Indonesia, orang-orang banyak yang menyumbang makanan di masjid. Kami datang sebelum Maghrib nanti sudah disediakan makanan,” ujarnya.(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengalaman WNI Puasa di China Saat Pembatasan Covid-19, Masjid Tutup "
# WNI # China # lockdown # Covid-19 # Ramadan
Reporter: Ariska Nur Choirina
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
China Murka Dituduh AS, Bantah Jadi 'Mata-mata' Tiongkok Bantu Iran, Kini Serang Balik Washington
3 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: China Bereaksi seusai Pasukan Trump Serang Iran Lagi, 2 Waduk Iran Hancur
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rusia Amuk Trump, 21 Aset Militer AS Hancur, Drone Washington Terbakar Membara
4 hari lalu
Tribunnews Update
Respons China seusai AS Kembali Luncurkan Serangan ke Iran, Minta Kedua Pihak Sama-sama Menahan Diri
4 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Hujan Rudal Iran-Israel Pecah, China Buka Suara Desak Kedua Pihak Segera Lakukan Gencatan Senjata
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.