Kamis, 30 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kehabisan Perbekalan dan Amunisi, Warga Inggris Ini Dikabarkan Menyerah kepada Rusia di Mariupol

Rabu, 13 April 2022 21:18 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang warga Inggris Aiden Aslin yang berperang di Kota Mariupol dan bergabung militer Ukraina, dikabarkan menyerah ke pasukan Rusia.

Dilansir dari The Guardian, diketahui Aslin bersama unitnya harus menyerah karena telah kehabisan perbekalan dan amunisi.

Pria yang diketahui berasal dari Newark, Nottinghamshire bergabung dengan marinir Ukraina sejak 2018.

Aslin memberi tahu ke keluarganya, jika ia dan rekan-rekannya tak bisa bertahan lagi di Mariupol.

Hal tersebut karena pasukan Rusia secara bertahap memperkuat cengkeramannya di kota pelabuhan selatan Ukraina itu.

Ibu Aslin, Ang Wood, mengatakan kepada BBC bahwa unit putranya telah melakukan perlawanan yang hebat.

Namun harus menyerah karena tidak punya senjata lagi.

Baca: 1.000 Marinir Ukraina Diklaim Menyerah di Mariupol, Disebut Tak Lagi Punya Pasukan Tempur

Dalam sebuah wawancara, dia meminta Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk menemukan cara "menggulingkan Putin".

Pasukan Rusia mengepung Kota Mariupol yang strategis, sejak awal Maret lalu.

Wilayah yang dikendalikan oleh pasukan Ukraina secara bertahap menyusut menjadi beberapa daerah pusat.

Aslin berjuang untuk YPG Kurdi Suriah, milisi di Suriah dan komponen utama Pasukan Demokrat Suriah, untuk melawan ISIS antara 2015 dan 2017 sebelum pindah ke Ukraina.

Baca: Pihak Ukraina Sebut Pasukan Rusia Pakai Serangan Kimia di Mariupol, 3 Orang Alami Tanda Keracunan

Seorang temannya, Brennan Philips, mengatakan Aslin "tidak bisa keluar, tidak bisa melawan".

"Saya yakin jika mereka memiliki peluru yang tersisa, mereka akan menembaknya," tambahnya.

Menurut laporan NY Post, wartawan Inggris Jake Hanrahan juga mengkonfirmasi bahwa Aslin, yang juga dikenal sebagai Cossack Gund atau Johnny, menyerah dengan unitnya setelah bertempur selama 48 hari.

"Aiden akan menjadi Tawanan Perang Rusia," kata reporter itu.

Ini membuatnya menjadi tawanan perang Inggris pertama yang diketahui dalam konflik Ukraina, dan keluarganya sudah mengharapkan pertukaran tawanan.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

# Amunisi # Inggris # Rusia # Ukraina # Mariupol

Baca berita lainnya terkait Rusia

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berperang di Mariupol, Warga Inggris Ini Harus Menyerah kepada Rusia karena Kehabisan Amunisi

Video Production: Roni Yoga Irawan
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #amunisi   #Inggris   #Rusia   #Ukraina   #Mariupol

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved