TRIBUN SOLO UPDATE
Sosok Dila, Bocah yang Tewas seusai Dianiaya Kakak Angkat di Sukoharjo, Dikenal Pintar dan Periang
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Trisetiawan
TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok Dila, bocah yang tewas di tangan kakak angkatnya di Kartasura, Jawa Tengah pada Selasa (12/4/2022) menyisakan kisah pilu mendalam.
Korban meninggal dunia seusai mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh kakak angkatnya.
Diketahui, semasa hidupnya bocah malang itu dikenal dengan sosok bocah yang pintar dan periang.
Dikutip dari TribunSolo.com pada Rabu (13/4/2022), diketahui, Dila masih duduk dibangku TK di TK Aisyiyah Ngabean 2.
Diketahui, bocah berusia tujuh tahun itu selama ini tinggal di Desa Ngabeyan, Kartasura, Jawa Tengah.
Baca: Nasib Pilu Bocah 7 Tahun di Kartasura Dianiaya Kakak Angkat hingga Meninggal Dunia
Sementara, Kepala Sekolah TK Aisyiyah Ngabean 2, Rusmiati Hidayah mengatakan, Dila sudah satu minggu lebih tidak masuk ke sekolah dengan alasan sakit.
Saat sudah masuk sekolah, Rusmiati mendapati tubuh Dila penuh dengan luka lebam.
"Dia masuk baru hari ini, tapi kondisinya seperti itu (penuh lebam)," katanya.
Pasalnya, luka tersebut terlihat jelas pada bagian lengan dan pipi korban.
"Pertama saya lihat lengan dan di pipi," tambahnya.
Saat ditanya, korban mengaku dipukul kakaknya menggunakan kayu.
Diketahui, kakak angkat korban berinisial F (18).
Kecurigaan kasus Dila ini turut dirasakan oleh orang di sekitarnya.
Seperti teman dan guru di sekolahnya yang mengaku ada yang aneh dari perilaku Dila.
Sebelumnya, dia dikenal dengan bocah yang periang dan pintar.
Namun, sikapnya tiba-tiba berubah beberapa bulan terakhir.
Menurut teman korban, Kyla, terakhir dia melihat Dila saat berangkat sekolah pada, Selasa (12/4/2022) lalu.
Baca: Ini Sosok 2 Tersangka Penganiaya Bocah 7 Tahun di Kartasura, Ternyata Kakak Angkat Korban
Kyla mengatakan, saat itu Dila berjalan dengan kaki sebelah kanan diseret dan korban mengenakan sandal.
"Jalannya kaki kanannya diseret, dia pakai sandal," katanya.
Kyla menuturkan, sejak Dila mengalami masalah keluarga, korban menjadi sosok yang pendiam dan tertutup.
Selain itu, kepala korban juga botak, meski saat sekolah ia mengenakan hijab.
"Dia pakai jilbab, tapi kepalanya gak ada rambutnya, dibotak," ujarnya.
Sementara, Kapolsek Kartasura, AKP Mulyanta mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, F sementara ini mengaku kerap menganiaya Dila karena ulah korban.
Dijelaskan olehnya, korban dianiaya lantaran dituding mencuri uang.
Dia mengatakan, penganiayaan tak hanya dilakukan F sekali.
Kini, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti cambuk kasur, tali rafia, dan kasur yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban.
(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)
# penganiayaan # bocah # Sukoharjo # sosok
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Hilangnya Senyum Dila, Bocah Periang Asal Kartasura yang Tewas di Tangan Kakak Angkat
Video Production: Tegar Melani
Sumber: TribunSolo.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Ribut Gegara Warisan Rp1 Miliar, Warga Muratara Tewas Ditusuk di Hadapan Istri dan Anaknya
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pria di Buton Tewas Dihujam 21 Tusukan, Pelaku Cemburu Lihat Korban Mesra-mesraan dengan Pacarnya
2 hari lalu
Terkini Nasional
Dicecar DPR soal Laporan Anggaran! Menpar Widiyanti Dikritik Akbar Faizal: Lepaskan Jabatan!
2 hari lalu
Tribunnews Update
5 Pelaku Penganiayaan Sadis yang Tewaskan 2 Pemuda di Benoa Bali Ditangkap, Dipicu Dendam Kesumat
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.