Senin, 13 April 2026

TRIBUN SOLO UPDATE

Sosok Dila, Bocah yang Tewas seusai Dianiaya Kakak Angkat di Sukoharjo, Dikenal Pintar dan Periang

Rabu, 13 April 2022 20:33 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Trisetiawan

TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok Dila, bocah yang tewas di tangan kakak angkatnya di Kartasura, Jawa Tengah pada Selasa (12/4/2022) menyisakan kisah pilu mendalam.

Korban meninggal dunia seusai mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh kakak angkatnya.

Diketahui, semasa hidupnya bocah malang itu dikenal dengan sosok bocah yang pintar dan periang.

Dikutip dari TribunSolo.com pada Rabu (13/4/2022), diketahui, Dila masih duduk dibangku TK di TK Aisyiyah Ngabean 2.

Diketahui, bocah berusia tujuh tahun itu selama ini tinggal di Desa Ngabeyan, Kartasura, Jawa Tengah.

Baca: Nasib Pilu Bocah 7 Tahun di Kartasura Dianiaya Kakak Angkat hingga Meninggal Dunia

Sementara, Kepala Sekolah TK Aisyiyah Ngabean 2, Rusmiati Hidayah mengatakan, Dila sudah satu minggu lebih tidak masuk ke sekolah dengan alasan sakit.

Saat sudah masuk sekolah, Rusmiati mendapati tubuh Dila penuh dengan luka lebam.

"Dia masuk baru hari ini, tapi kondisinya seperti itu (penuh lebam)," katanya.

Pasalnya, luka tersebut terlihat jelas pada bagian lengan dan pipi korban.

"Pertama saya lihat lengan dan di pipi," tambahnya.

Saat ditanya, korban mengaku dipukul kakaknya menggunakan kayu.

Diketahui, kakak angkat korban berinisial F (18).

Kecurigaan kasus Dila ini turut dirasakan oleh orang di sekitarnya.

Seperti teman dan guru di sekolahnya yang mengaku ada yang aneh dari perilaku Dila.

Sebelumnya, dia dikenal dengan bocah yang periang dan pintar.

Namun, sikapnya tiba-tiba berubah beberapa bulan terakhir.

Menurut teman korban, Kyla, terakhir dia melihat Dila saat berangkat sekolah pada, Selasa (12/4/2022) lalu.

Baca: Ini Sosok 2 Tersangka Penganiaya Bocah 7 Tahun di Kartasura, Ternyata Kakak Angkat Korban

Kyla mengatakan, saat itu Dila berjalan dengan kaki sebelah kanan diseret dan korban mengenakan sandal.

"Jalannya kaki kanannya diseret, dia pakai sandal," katanya.

Kyla menuturkan, sejak Dila mengalami masalah keluarga, korban menjadi sosok yang pendiam dan tertutup.

Selain itu, kepala korban juga botak, meski saat sekolah ia mengenakan hijab.

"Dia pakai jilbab, tapi kepalanya gak ada rambutnya, dibotak," ujarnya.

Sementara, Kapolsek Kartasura, AKP Mulyanta mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, F sementara ini mengaku kerap menganiaya Dila karena ulah korban.

Dijelaskan olehnya, korban dianiaya lantaran dituding mencuri uang.

Dia mengatakan, penganiayaan tak hanya dilakukan F sekali.

Kini, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti cambuk kasur, tali rafia, dan kasur yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)

# penganiayaan # bocah # Sukoharjo # sosok

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Hilangnya Senyum Dila, Bocah Periang Asal Kartasura yang Tewas di Tangan Kakak Angkat

Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Tegar Melani
Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #bocah   #penganiayaan   #Sukoharjo   #sosok

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved