Minggu, 12 April 2026

Viral di Medsos

Foto Viral Pelaku Pengeroyokan Pegiat Media Ade Armando

Selasa, 12 April 2022 16:43 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Fotonya Viral Jadi Pelaku Pengeroyokan Ade Armando, Pria di Lampung: Seharian Saya Jaga Sound System

Viral di media sosial foto empat foto pria yang disebut sebagai pelaku pengeroyokan pegiat media sosial (medsos) Ade Armando.

Diketahui, Ade Armando dikeroyok hingga babak belur ketika mengikuti aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di kawasan gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (11/4/2022).

Dari empat foto yang beredar luas di medsos, satu di antaranya adalah foto pria asal Lampung bernama Try Setia Budi Purwanto (26).

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Budi tegas menyatakan dirinya bukan lah pelaku pemukulan Ade Armando.

Budi bahkan tidak tahu ada aksi demo di Jakarta.

Saat aksi demo terjadi, Budi mengaku sedang sibuk mendampingi acara milik Bupati Way Kanan.

Ketika terjadi aksi demo itu, Budi mengaku sedang bertugas menjaga sound sistem dalam acara tersebut.

Baca: Mengenal Sosok Ade Armando Dosen Universitas Indonesia Babak Belur Dihajar Pendemo di Gedung DPR RI

Ia juga menuturkan banyak saksi mata yang bisa jadi bukti keberadaannya saat itu.

Selain saksi mata, Budi juga mengaku mengambil video dalam acara tersebut.

Budi bercerita, setelah acara selesai ia pulang ke rumah orangtuanya lalu beristirahat.

Ia bahkan tak tahu tentang adanya demonstrasi di Jakarta saat teman-temannya menelepon sore hari.

Budi mengaku setelah aksi pengeroyokan terjadi, ia menerima banyak video dari kenalannya yang menampilkan detik-detik pemukulan Ade Armando.

Sementara itu, Kru kamera Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) bernama Indra Jaya Putra sempat melihat bagaimana awal pegiat media sosial Ade Armando dikeroyok oleh sejumlah orang.

Menurut kesaksian Indra, provokator pemukulan Ade Armando adalah ibu-ibu.

Dikutip TribunWow.com dari WARTAKOTAlive.com, Indra juga mengiyakan bahwa pelaku pemukulan bukanlah mahasiswa atau massa dari BEM SI.

Saat kejadian, para mahasiswa sudah mundur dari Senayan.

Sedangkan orang-orang yang mengeroyok Ade Armando berkumpul di arah Palmerah.

Indra bercerita, sebelum pemukulan terjadi, Kapolri telah meminta massa meninggalkan lokasi demo dan massa menurut.

Pada saat yang sama Indra dan kru PIS lainnya hendak melakukan wawancara dengan Ade Armando sebelum pergi dari lokasi.

Pada saat para mahasiswa mundur teratur, datang sekelompok orang mencegat kru PIS dan Ade Armando.

Baca: Ini Kondisi Terkini Ade Armando seusai Dikeroyok, Belum Bisa Dijenguk Selain oleh Keluarga

Kemudian datang ibu-ibu mendebat Ade Armando.

Setelah cekcok itu, tiba-tiba ada yang memukul Ade Armando dari belakang.

Semakin lama, makin banyak orang yang ikut memukuli sang pegiat media sosial.

Bahkan pengeroyok itu sempat berteriak agar Ade Armando dihajar hingga meninggal.

Kala itu Indra berinisiatif pergi mencari polisi untuk menyelamatkan Ade Armando.

Diketahui, Ade Armando hadir di aksi demonstrasi tersebut untuk memberi dukungan pada sekitar pukul 12.30 WIB.

Ia mengaku hendak memantau pergerakan mahasiswa yang menuntut empat poin utama, termasuk penolakan jabatan tiga periode Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia juga menyatakan dukungannya pada para demonstran yang tak setuju Jokowi tiga periode.

Tak lama setelahnya, Ade tiba-tiba didatangi oleh kelompok masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam unjuk rasa.

Sejumlah orang yang terdiri dari ibu-ibu tersebut meneriaki Ade dan menjulukinya 'Buzzer', 'Munafik', dan lain-lain.

Tak bungkam, Ade menanyakan alasan dari serangan mendadak tersebut.

Menurut potongan-potongan video pada saat peristiwa, Ade mulai dikerumuni massa ketika situasi makin memanas.

Ia pun sempat diselamatkan dan diajak menyingkir oleh sejumlah orang.

Namun, serombongan massa mencegat dan mulai memukuli Ade.

Dosen 61 tahun itu pun babak belur, bahkan terekam tak lagi memakai celana saat diamankan petugas kepolisian.

Ia terlihat setengah tak sadarkan diri ketika dipapah dua orang polisi.

Wajahnya tampak lebam sementara darah mengucur dari lubang hidung.

Baju hitamnya yang bertuliskan 'Pergerakan Indonesia untuk Semua' terlihat compang-camping.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi penyebab pengeroyokan yang dialami Ade.

Bagaimana menurutmu tentang pengeroyokan terhadap Ade Armando? Komentar di bawah ya! (*)

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved