Senin, 13 April 2026

Anggota Dewan Posting Citra Buruk RSUD Ibnu Sutowo Ratusan Medis Geruduk DPRD OKU

Jumat, 29 September 2017 18:15 WIB
Sriwijaya Post

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Leni Juwita

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 500 dokter dan para medis serta staf RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja melakukan aksi demo di Gedung DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Proponsi Sumatera Selatan Jumat (29/9/2017).

Kedatangan medis dan para medis yang dipimpin langsung Direktur RSUD Dr Ibnu Sutowo Dr Rynna Dyana ini memprotes postingan oknum anggota dewan inisial Mul dari Komisi III yang mengunggah postingan dan tulisan yang dinilai cenderung mendiskriditkan pelayanan pihak RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja.

Dalam postingan oknum anggota dewan tersebut mengunggah foto pasien di sal anak yang tidur berdua atau bertiga dalam satu tempat tidur (rajang—red).

Peserta aksi diterima oleh anggota anggota DPRD OKU Yopi Sahruddin Ssos dan Malkomar Dui.

Peserta aksi yang datang pagi-pagi sekali sekitar pukul 02.00 ini berjalan kaki dari RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja ke gedung dewan.

Medis dan paramedis ini membawa poster, dan sepanduk bertuliskan mendesak agar oknum anggota dewan Mul segera meminta maaf dan mengkarifikasi postinganya yang dinilai merugikan pihak rumah sakit.

Pernyataan permohonan maaf agar dilakukan dan di media sosial dan media massa karena beritanya sudah tersebar didunia maya.

Menurut Direktur RSUD pada hari itu sekitar tanggal 24 September 2017 kondisi pasien di sal anak melebihi kapasitas.

Tempat tidur yang tersedia di sal anak hanya untuk 20 pasien sedangkan pasien harus dirawat hari itu jumlahnya 40 orang.

Dengan pertimbangan anak-anak yang dirawat masih berumur 4-5 bulan dengan gejala penyakit yang sama. Diare , deman panas tinggi.

"Itulah sebabnya kami menawarkan sherring tempat tidur kepada keluarga pasien " terang Direktur RSUD dr Ibnu Sutowo seraya menambahkan keluarga pasien tidak keberatan asalkan anaknya dirawat.

Itulah sebabnya pihak rumah sakit melayani pasien anak-anak walaupun harus berbagi tempat tidur, dikatakan Diretur RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja meskipun harus sharring tempat tidur namun pelayanan tidak terganggu .

Intinya pihak Rumah Sakit tidak boleh menolak pasien dengan alasan apapun karena itu melanggar kode etik.

Disisi lain, oknum anggota dewan insial Mul dihapan ratusan medis dan para medis menyatakan permohonan maafnya yang telah memposting foto anak yang dirawat lebih dari 1 orang dalam satu tempat tidur.

Menurut Mul dirinya tidak bermaksud mendiskriditkan pihak rumah sakit itu hanya curhan hatinya sebagi anggota dewan.

“Namun apabila pihak Rumah Sakit khususnya Direktur tidak berkenan saya mohon maaf,” terang Mul seraya menambahkan dia juga minta maaf kepada netizen yang merasa kurang nyaman atas postingannya di Face Book beberapa hari lalu.

Disisi lain, aksi demo yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga pukul 09.00 ini tidak sampai mennggangu aktivitas pelayanann di rumah sakit.

Pelayanan Kita tetap jalan karena masih ada medis dan paramedis siaga di rumah sakit untuk melayani pasien, terang Humas RSUD Dr Ibnu Sutowo , H Turipno SKM seraya menambahkan total jumlah medis dan para medis RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja sebanyak 720 orang yang datang ke gedung dewan ssekitar 500 orang.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Sriwijaya Post

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved