Nasional
Polisi Memastikan Massa yang Mengeroyok Ade Armando Bukan Mahasiswa, 6 Anggota Polisi Juga Terluka
TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi memastikan massa yang mengeroyok dosen Universitas Indonesia Ade Armando bukan lah mahasiswa.
Ade Armando babak belur dikeroyok saat aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPR, Senin (11/4/2022) sore berujung ricuh.
Kapolda Metro Jaya Irjen pol Fadil Imran memastikan pihaknya sudah mengidentifikasi kelompok massa yang menyerang Ade Armando itu.
Ia menyebut, kelompok itu tak hanya menyerang Ade, namun juga petugas kepolisian yang berupaya menyelamatkan pegiat media sosial itu dari amuk massa.
Baca: Kondisi Ade Armando Dilucuti hingga Tak Pakai Celana dan Wajah Berdarah seusai Jadi Korban Demo
"Pada saat anggota kami melakukan evakuasi (terhadap Ade Armando), massa non-mahasiswa bertambah beringas, menyerang anggota, sehingga 6 anggota kami yang melakukan evakuasi terluka," kata Fadil dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senin malam.
"Pada saat terjadi perlawanan oleh kelompok massa non-mahasiswa tersebut, saya bersama Pangdam Jaya dan pasukan dari Polda turun langsung untuk memulihkan situasi," sambungnya.
Fadil menambahkan, saat ini Ade Armando masih mendapatkan perawatan intensif akibat insiden pengeroyokan itu. Ia mengalami luka memar cukup parah di bagian kepalanya.
Baca: Polres Metro Tangerang Kota Tangkap 86 Pelajar yang hendak Ikut Aksi Demo di Jakarta
Fadil pun sangat menyayangkan ada sekelompok orang memancing di air keruh dalam aksi unjuk rasa ini, yang tujuannya bukan untuk menyampaikan pendapat, tapi membuat kerusuhan.
"Malam ini juga tim akan bergerak, sesuai janji saya, akan ditindak tegas siapa saja yang melakukan pelanggaran hukum, mengusut siapa yg menjadi dalang dan memerintahkan ini semua terjadi," kata Fadil.
Ade Armando menjadi korban pengeroyokan saat massa aksi di gedung DPR mulai ricuh dan saling dorong hingga melempar botol ke arah petugas kepolisian, pada Senin sore.
Ade Armando yang sebelumnya bergabung dalam barisan massa aksi tiba-tiba ditarik dan didorong hingga terjatuh. Setelah itu, dia dikeroyok hingga tak berdaya.
Aparat kepolisian yang berada di lokasi langsung berusaha menghentikan aksi tersebut dan mengevakuasinya ke dalam area kompleks parlemen. Tampak wajah Ade Armando babak belur hingga mengeluarkan darah saat dievakuasi oleh petugas kepolisian.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Pastikan Pengeroyok Ade Armando Bukan Mahasiswa"
Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang saat Demo Hari Buruh di DPR, Diduga Hendak Buat Kerusuhan
Jumat, 1 Mei 2026
Tribunnews Update
Pos Polisi, Videotron hingga Kios Dibakar Massa saat Perayaan May Day 2026 di Kota Bandung
Jumat, 1 Mei 2026
Tribunnews Update
Rekaman CCTV Aksi Perusakan saat Perayaan May Day di Bandung, Kelompok Beratribut Hitam Bakar Barier
Jumat, 1 Mei 2026
Terkini Nasional
Aksi di DPR! Massa Demo Bawa Replika Trump Rantai Leher Prabowo, Simbol Penolakan Intervensi AS
Jumat, 1 Mei 2026
Viral di Medsos
Aksi Pria Bernyali Nekat Demo Sendirian di DPR saat Buruh Rayakan May Day di Monas Bareng RI 1
Jumat, 1 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.