Tribunnews Update
Rusia Akui Rugi Signifikan selama Perang, tapi Punya 2 Strategi untuk Perkuat Militernya Kembali
TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah kabar kerugian militernya, Rusia memiliki strategi baru agar tetap bisa mengirim pasukan ke Ukraina.
Moskow berencana merekrut kembali mantan tentara yang diberhentikan dari dinas militer sejak 2012.
Langkah ini diprediksi akan memperkuat kembali pertahanan Rusia.
Hal ini disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris melalui Twitter pada Minggu (10/4).
Baca: Pemimpin Austria akan Temui Putin untuk Jembatani Konflik namun Pihak Rusia Ada yang Tolak Kunjungan
Rusia masih memiliki cadangan pertahanan dari para mantan militernya.
Mereka rencananya akan dikerahkan lagi ke medan perang untuk memperkuat kubu Rusia.
“Menanggapi kerugian yang meningkat, angkatan bersenjata Rusia berusaha untuk meningkatkan jumlah pasukan dengan personel yang diberhentikan dari dinas militer sejak 2012,” kata Kementerian Pertahanan Inggris mentweet Minggu pagi.
Kemenhan Inggris menambahkan bahwa Rusia juga mencoba merekrut pasukan dari Moldova untuk “menghasilkan lebih banyak pasukan tempur."
Dua strategi tersebut dianggap dapat memulihkan kembali militer Rusia yang sempat merugi.
Baca: Donbas Dikepung Ratusan Pasukan dan Tank Rusia, Siap Kuasai & Lakukan Pertempuran Mematikan
Dikutip dari Newsweek, kerugian signifikan yang dialami Rusia diakui oleh Sekretaris Pers Kremlin, Dmitry Peskov.
Peskov mengatakan, bahwa militer Rusia mengalami tragedi besar pada Kamis lalu.
Mengacu pada data Kementerian Pertahanan, Peskov menyebut jumlah tentara Rusia yang tewas ada 1.352 orang.
Namun, Ukraina mengklaim bahwa jumlah tentara Rusia yang tewas mancapai 18.900 sejak perang dimulai.
Data tersebut juga berbeda dengan yang dirilis NATO dan media pemberitaan lainnya.
Meski begitu, Peskov berharap bahwa konflik ini suatu saat akan berakhir melalui jalur negosiasi.
Baca: Ramzan Kadyrov Naik Pangkat, Berkat Bantu Rusia Invasi ke Ukraina
"Kami berharap bahwa dalam beberapa hari mendatang, di masa mendatang, operasi ini akan mencapai tujuannya atau akan menyelesaikannya dengan negosiasi antara delegasi Rusia dan Ukraina," kata Peskov kepada Sky News.
Sementara itu, Inggris sendiri telah menyatakan dukungannya kepada Ukraina di sektor pertahanan maupun ekonomi.
Sebaliknya, Inggris juga menjatuhkan sanksi tambahan kepada Rusia dan sekutunya, Belarus.
Terbaru, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melakukan kunjungan ke Kyiv dan bertemu langsung dengan Presiden Zelensky.
Kunjungan itu sebagai bentuk dukungan terhadap warga Ukraina.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang dengan judul Russia to Bolster Troops With Ex-Soldiers as Losses Mount in Ukraine: UK
Editor Video: Fatkhul Putra
Host: Agung Tri Laksono
# Rusia # Rugi # perang # strategi # Update Invasi Rusia
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Sumber Lain
Mancanegara
Iran Puji Dukungan Rusia di Perang Lawan AS: Teheran Punya Teman Sejati saat Kesulitan
39 menit lalu
Tribun Video Update
Serangan Rudal Baru Hizbullah Dilontarkan, Analis Militer: Israel Terjebak di Rawa Mereka Sendiri
1 jam lalu
Mancanegara
Doa Putin untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei saat Dikunjungi Menlu Araghchi
2 jam lalu
Tribun Video Update
Iran Masih Pegang 'Kartu Penting' untuk Dimainkan: AS Sudah Kehabisan 'Kartu' dalam Perang Teheran
2 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.