TRIBUNNEWS UPDATE
Tentara Elite Rusia Disebut Dipecat dan Dihukum Pidana karena Menolak Perintah Bertempur di Ukraina
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 60 pasukan terjun payung Rusia dari satu unit di Provinsi Pskov menolak untuk bertempur di Ukraina.
Bahkan pasukan dipecat dan beberapa diancam dengan tuntutan pidana karena gagal mematuhi perintah.
Hal tersebut disampaikan surat kabar independen Rusia Pskovskaya Gubernia dalam saluran Telegramnya.
Baca: Komisaris Parlemen Ukraina untuk HAM, Laporkan Tentara Wanita Ukraina Disiksa & Ditelanjangi
Dikutip dari Kompas.com, aktivis lokal Nikolay Kuzmin yang berafiliasi dengan partai oposisi Yabloko di Rusia tampaknya menguatkan laporan tersebut.
Kuzmin mengatakan, ia sempat berbicara dengan seorang pengemudi yang mengangkut beberapa pasukan terjun payung dari Belarus.
Pasukan lintas udara militer Rusia, VDV disebut mengalami kerugian besar di Ukraina.
Bahkan satu unit dalam VDV, Resimen Parasut Pengawal 331 yang terkenal, kehilangan komandan dan 39 anggota lainnya.
Disebutkan pula bahwa pasukan terjun payung Pskov bukan satu-satunya yang dilaporkan menolak untuk bertempur.
Menurut laporan Newsweek, setidaknya 11 anggota Garda Nasional Rosgvardia Rusia di wilayah Khakassia juga disebut menolak bertempur.
Baca: Memilukan! Surat Anak 9 Tahun di Ukraina untuk Ibu yang Tewas saat Invasi Rusia, Singgung soal Surga
Pengacara hak asasi manusia Pavel Chikhov mengatakan bahwa Kapten Farid Chitav dan 11 bawahannya menolak menyerang Ukraina pada (25/2/2022).
Mereka menolak perintah tersebut karena menganggap perintah itu ilegal.
Pasalnya beberapa pasukan Rusia yang ditangkap mengatakan para pemimpinnya berbohong tentang rencana menyerang Ukraina.
Baca: Sebut Tak Jadi Bagian Konflik, Slovakia Berikan Bantuan Sistem Pertahanan Udara S-300 ke Ukraina
Hal itu yang menyebaban mereka tidak siap untuk perlawanan sengit. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menolak Bertempur di Ukraina, Pasukan Elite Rusia Dilaporkan Dipecat dan Dihukum Pidana
# TRIBUNNEWS UPDATE # Tentara # Rusia # Ukraina # Invasi # Terjun Payung
Reporter: Mei Sada Sirait
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rudal Meluncur di Tel Aviv saat Gencatan Senjata, Wacana Sanksi 50% Trump
6 hari lalu
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
6 hari lalu
Mancanegara
Israel Terancam Lumpuh! Rusia Bocorkan Data Rahasia Israel Kepada Iran untuk Serangan lanjutan
6 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
TAUD Bawa Bukti dari Investigasi, Laporkan soal Dugaan Keterlibatan Sipil di Kasus Aktivis KontraS
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.