Senin, 13 April 2026

Tribunnews Update

Moskow Tantang AS Perang Langsung, Bukan Kirim Senjata ke Ukraina dan Singgung Pertumpahan Darah

Minggu, 10 April 2022 16:46 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia kini makin tegas menantang negara-negara Barat yang mengirimkan pasokan senjata ke Ukraina, termasuk Amerika Serikat.

Moskow memperingatkan Amerika Serikat untuk ke jalur konfrontasi militer langsung.

Rusia mengaku siap berperang secara langsung dengan Amerika Serikat, tanpa harus melalui senjata yang diperbantukan AS untuk Ukraina.

Dikutip dari Rusiatoday, peringatan Moskow tersebut disampaikan oleh Duta Besar (Dubes) Rusia di Washington, Anatoly Antonov.

Baca: Tak Sesuai Target Invasi, Putin Mengganti Komando Militer Rusia

Menurut Antonov, sikap negara-negara NATO yang mengirimkan senjata dan amunisi ke Kiev justru menjadi penghasut dan tanda pertumpahan darah yang akan meluas.

"Dengan melakukan itu, negara-negara Barat terlibat langsung dalam peristiwa saat ini dan menghasut pertumpahan darah lebih lanjut," kata Antonov dalam sebuah wawancara.

Antonov menilai, bantuan senjata dan amunisi tersebut adalah tindakan provokatif yang berbahaya.

“Mereka dapat memimpin AS dan Federasi Rusia ke jalur konfrontasi militer langsung."

"Setiap pasokan senjata dan peralatan militer dari Barat, yang dilakukan oleh konvoi transportasi melalui wilayah Ukraina, adalah target militer yang sah untuk Angkatan Bersenjata kami," lanjut Dubes Antonov, yang dilansir Russia Today, Sabtu (9/4/2022).

Baca: Angkatan Udara Ukraina Klaim Hancurkan 13 Target Udara Rusia dalam Sehari, Termasuk 3 Pesawat

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmitry Kuleba sebelumnya diketahui telah mendesak NATO untuk terus memberikan senjata ke negaranya.

Hal ini diakuinya untuk memerangi Rusia dan juga bentuk peningkatan keamanan.

"Ukraina dibanjiri senjata Barat sementara Presiden Vladimir Zelensky mengumumkan rencana Kiev untuk memperoleh senjata nuklir," katanya.

Permasalahan senjata ini sudah sejak lama digemakan oleh Zelensky yang juga pernah mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki senjata nuklir maupun jaminan keamanan.

Antonov pun kembali menyatakan bahwa kondisi Rusia untuk penyelesaian konflik tetap tidak berubah, yakni demiliterisasi dan de-Nazifikasi Ukraina, status netral dan status sebagai negara non-nuklir.

(Tribun-Video.com)

Artikel telah tayang dengan judul Moscow: Russia and US could face direct military confrontation

# Moskow # perang # Amerika Serikat # Ukraina # Pertumpahan Darah # Konflik Rusia Vs Ukraina 

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Nila
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved