Jumat, 17 April 2026

Travel Update

Weekend di Masjid Berlapis Emas 24 Karat di Depok, Tiap Jengkal Arsitekturnya Punya Makna

Sabtu, 9 April 2022 16:53 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Memiliki luas area total 50 hektar, Masjid Dian Al Mahri atau yang dikenal dengan Masjid Kubah Emas berdiri tegak di bagian tengah dari luasnya hamparan hijau taman yang mengelilingi.

Tampak beberapa jamaah yang menunggu waktu solat Zuhur pun khusuk membaca ayat suci Al-Quran di dalam masjid yang berlokasi di Jalan Meruyung Raya, Kecamatan Limo, Kota Depok.

Masjid Kubah Emas resmi dibuka untuk umum pada 2006 silam bertepatan dengan dilaksanakannya solat Idul Adha di bulan Desember.

Sejak saat itu, masjid milik Dian Djuriah Al Rasyid ini terus menerus didatangi para jamaah dari berbagai daerah bahkan luar pulau Jawa.

Baca: Masjid An Nur Jadi yang Tertua di Gunung Terang Lampung, Punya Program Teras Berbagi yang Menarik

Masjid Kubah Emas kerap dijadikan sebagai tujuan wisata religi umat Islam, tak hanya bangunannya yang luas nan megah, masjid ini juga memiliki ciri khas tersendiri yakni lapisan emas asli yang melingkar di bagian kubahnya.

Tak heran bila masjid berkapasitas 20.000 jamaah ini dikenal dengan Masjid Kubah Emas. Humas Pengelola Masjid Dian Al Mahri, Karno mengatakan, lapisan emas 24 karat yang ada di kubah dilapisi oleh sebuah kaca.

Kaca tersebut dilebur dengan emas sebagai pelapis guna melindungi emas dari panas dan hujan serta menghindari dari pencurian.

“Kenapa masjid ini ada emasnya karena keinginan Bu Hj. Dian Djuriah, berkeinginan untuk mendirikan sebuah masjid atau rumah ibadah yang lebih bagus dan lebih indah dari rumah beliau,” paparnya kepada TribunnewsDepok.com di Masjid Dian Al Mahri, Jalan Meruyung Raya, Limo, Kota Depok, Rabu (6/4/2022).

Penggunaan emas dikatakan Karno lantaran pemilik menilai emas merupakan sebuah bahan yang bagus dan terbaik sehingga dipilih menjadi bahan dalam pembangunan Masjid Dian Al Mahri.

Emas tersebut disematkan pada lima buah kubah dan juga enam kubah kecil yang ada pada setiap ujung Menara masjid.

Baca: Erick Thohir Resmikan Masjid Berkapasitas 250 Orang di Los Angeles, Dedikasi pada Almarhum Ayah

Jumlah lima kubah dikatakan Karno merupakan symbol dari rukun Islam dan untuk enam kubah kecil pada Menara sebagai symbol rukun iman.

Pada bagian bawah penyanggah kubah utama juga dikatakan Karno terdapat rentetan jendela berjumlah 33, di mana untuk satu jendelanya tertanam kaligrafi berupa tiga nama-nama Allah. Sehingga jika dikalikan akan berjumlah total 99 nama baik Allah atau Asmaul Husna.

Proses pembangunan masjid dikatakan Karno memang membutuhkan waktu yang lumayan lama, sebab, bahan-bahan yang digunakan didapatkan dari luar negeri.

Misal, granit dan kubah Masjid Dian Al Mahri didatangkan langsung dari Italia dan Mesir, sedangkan bahan yang dari Indonesia hanya berupa pasir, batu, dan bata.

Baca: Masjid Al Muslimun Bogor Padukan Arsitekrut Timur Tengah dan Modern Minimalis yang Hemat Energi

Daya tampung Masjid Dian Al Mahri untuk ruang utamanya mampu mencapai 5.500 jamaah, jika ditambah dengan area luar atau halaman masjid dapat menampung 10.000 jamaah.

“Bu Hj. Dian Djuriah seorang ibu rumah tangga biasa yang kepeduliaannya terhadap Islam luar biasa dan tidak di sini saja tetapi beliau juga membangun masjid di daerah-daerah lain tapi memang tidak sebesar da terkenal Masjid Dian Al Mahri,” tandas Karno.

(Tribun-Video.com)

# Masjid Kubah Emas # Depok # Emas # Masjid # Weekend

Editor: Fitriana SekarAyu
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Videografer: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Cesar Aini Soekendro
Sumber: Tribun Video

Tags
   #weekend   #masjid   #emas   #Depok   #Masjid Kubah Emas

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved