Mancanegara
Perdana Menteri Sebut Ukraina Berpotensi Kehilangan Lebih dari 1 Triliun Dolar AS karena Perang
TRIBUN-VIDEO.COM, KIEV - Perdana Menteri (PM) Ukraina Denys Shmyhal mengatakan dalam sebuah wawancara dengan BBC News Ukraina bahwa negaranya berpotensi kehilangan lebih dari 1 triliun dolar Amerika Serikat (AS), karena perang yang dimulai oleh Rusia.
"Kerugian langsung pada awal Maret, baik menurut Sekolah Ekonomi Kiev dan Kementerian Ekonomi berjumlah lebih dari 560 miliar dolar AS. Apalagi, jika kita menghitung kerugian PDB dalam jangka panjang mengingat fasilitas produksi hancur dan infrastruktur hancur, jumlah kerugiannya secara signifikan melebihi 1 triliun dolar AS. Inilah yang akan hilang dari negara kita karena perang," kata Shmyhal.
Menurutnya, ada metodologi perhitungan yang berbeda terkait potensi kerugian ini.
"Ada (perhitungan) langsung, misalnya jembatan tertentu hancur. Kami menghitung biaya restorasi dan memperkirakan kerusakan infrastruktur fisik dan bangunan fisik, ini satu angka. Tentu saja, ada kerugian bisnis dari downtime, ada kerugian bisnis dari kehancuran rantai logistik. Misalnya, pelabuhan ditutup, stasiun kereta api hancur dan infrastruktur energi hancur. Semua biaya ini menambah jumlah yang sangat besar," tegas Shmyhal.
Baca: Taliban Disebut Lebih Hebat Dibandingkan Tentara Rusia, Pasukan Putin Sangat Memalukan untuk Dilihat
Dikutip dari laman Ukrinform, Kamis (7/4/2022), ia menekankan bahwa Ukraina mengharapkan dukungan dunia dalam upaya pemulihan cepat ekonomi dan infrastruktur setelah berakhirnya perang.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi nasional negara itu pada 24 Februari lalu bahwa sebagai tanggapan atas permintaan para Kepala Republik Donbass, ia telah membuat keputusan untuk melakukan operasi militer khusus ke Ukraina.
Operasi ini dilakukan untuk melindungi orang-orang 'yang telah mengalami pelecehan dan genosida oleh rezim Ukraina selama 8 tahun'.
Kendati demikian, pemimpin Rusia itu menekankan bahwa negaranya tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina.
Ia juga menekankan operasi tersebut ditujukan untuk 'denazifikasi dan demiliterisasi Ukraina'.
Baca: Rusia Bongkar Rencana Ukraina Ledakkan Bahan Kimia Berbahaya di Kharkov, Sebut Didukung Sekutu Barat
Sementara itu, negara Barat telah memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia karena melakukan invasi ke Ukraina.
Penerapan sanksi ditujukan terhadap badan hukum maupun individu swasta Rusia.
Pada 20 Maret lalu, Kabinet Menteri Ukraina mengadopsi resolusi No. 326 'Tentang Persetujuan Prosedur untuk Menentukan Kerusakan sebagai akibat dari Agresi Bersenjata Federasi Rusia'. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ukraina Berpotensi Kehilangan Lebih dari 1 Triliun Dolar AS Karena Perang
# Perdana Menteri # Ukraina # UPDATE Perang Rusia-Ukraina # Kehilangan # Dolar AS #
Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Pelemahan Rupiah Tembus Rp17.600, Ekonom Sebut Ucapan Prabowo Anggap Enteng Sangat Membahayakan
1 hari lalu
Mancanegara
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina Memburuk Akibat Perang Berkepanjangan
1 hari lalu
Tribunnews Update
Cerita Saksi Mata Dengar Rentetan Drone 2 Jam di Rusia: Suasana Mencekam, Ambulans Berdatangan
2 hari lalu
Tribunnews Update
Zelensky Murka! Kantongi Bukti Agresi Rusia, Siapkan Taktik Serangan Mematikan Hantam Moskow
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Serangan Rusia Rusak Substasiun dan Jaringan Listrik Tegangan Tinggi di Kyiv, Infrastruktur Hancur
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.