Kamis, 16 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ukraina: Pasukan Rusia Dirikan Krematorium Keliling, Bakar Mayat Warga Sipil untuk Hilangkan Jejak

Kamis, 7 April 2022 10:34 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Rusia dituduh menggunakan krematorium keliling untuk menutupi jejak serangan keji mereka di Mariupol, Ukraina.

Dewan Kota di Mariupol menuduh bahwa Rusia mendidikan tempat untuk membakar mayat para warga sipil yang terbunuh untuk menghilangkan jejak.

Dalam sebuah unggahan Telegram pada Rabu (6/5/2022) dewan kota mengatakan bahwa para pembunuh mencoba menutupi jejak mereka.

Yaitu dengan cara mendirikan krematorium keliling.

Dikutip dari Newsweek, krematorium keliling ini digunakan untuk membakar mayat warga sipil yang tewas dalam serangan brutal dan menyembunyikan bukti kejahatan perang.

"Pembunuh menutupi jejak mereka. Krematorium bergerak Rusia telah mulai beroperasi di Mariupol," dewan kota Mariupol menuduh Rabu di Telegram .

Baca: Jenderal AS Soroti Konflik Dunia, Sebut Invasi Rusia Tak Hanya Ancam Eropa Tapi Perdamaian Global

"Mereka mengumpulkan dan membakar mayat warga Mariupol yang dibunuh dan dibunuh akibat invasi Rusia," tambah dewan kota.

Dikatakan kepemimpinan Rusia "memerintahkan penghancuran bukti kejahatan yang dilakukan oleh tentaranya di Mariupol".

Tudingan ini muncul di tengah kemarahan internasional atas kematian ratusan warga sipil di pinggiran Kyiv, yakni Kota Bucha di tangan pasukan Presiden Vladimir Putin.

Klaim krematorium yang didirikan di atau di dalam kota belum diverifikasi secara independen.

Dewan tidak memberikan bukti, seperti gambar, di unggahan Telegram.

Baca: Detik-detik Tentara Chechnya Kibarkan Bendera Rusia di Perbatasan Ukraina, Tanda-tanda Kemenangan?

Pekan lalu, Ukraina memperkirakan bahwa sekitar 5.000 warga sipil telah tewas di kota strategis di selatan negara itu meskipun ada kekhawatiran bahwa jumlah korban tewas bisa jauh lebih tinggi.

Sementara itu saat pidato di Dewan Keamanan PBB, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim pihaknya memiliki bukti yang meyakinkan atas kematian ratusan hingga ribuan warga di Bucha.

Saat menyampaikan pidato di Dewan Keamanan PBB pada Selasa(5/4/2022), ia menyebut ada citra satelit sebagai bukti.

Pihak Ukraina pun dapat melakukan penyelidikan penuh dan transparan atas dugaan pembantaian di Bucha yang menewaskan ratusan warga sipil.(tribun-video.com/newsweek.com)

Artikel ini telah tayang di Newsweek.com dengan judul Russians Deploying 'Mobile Crematoriums' to Cover Up Tracks, Ukraine Says

# Rusia # Mariupol # Ukraina # Volodymyr Zelensky

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: sara dita
Video Production: Sigit Setiawan
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Rusia   #Mariupol   #Ukraina   #Volodymyr Zelensky

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved