TRIBUNNEWS UPDATE
Ukraina: Pasukan Rusia Dirikan Krematorium Keliling, Bakar Mayat Warga Sipil untuk Hilangkan Jejak
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Rusia dituduh menggunakan krematorium keliling untuk menutupi jejak serangan keji mereka di Mariupol, Ukraina.
Dewan Kota di Mariupol menuduh bahwa Rusia mendidikan tempat untuk membakar mayat para warga sipil yang terbunuh untuk menghilangkan jejak.
Dalam sebuah unggahan Telegram pada Rabu (6/5/2022) dewan kota mengatakan bahwa para pembunuh mencoba menutupi jejak mereka.
Yaitu dengan cara mendirikan krematorium keliling.
Dikutip dari Newsweek, krematorium keliling ini digunakan untuk membakar mayat warga sipil yang tewas dalam serangan brutal dan menyembunyikan bukti kejahatan perang.
"Pembunuh menutupi jejak mereka. Krematorium bergerak Rusia telah mulai beroperasi di Mariupol," dewan kota Mariupol menuduh Rabu di Telegram .
Baca: Jenderal AS Soroti Konflik Dunia, Sebut Invasi Rusia Tak Hanya Ancam Eropa Tapi Perdamaian Global
"Mereka mengumpulkan dan membakar mayat warga Mariupol yang dibunuh dan dibunuh akibat invasi Rusia," tambah dewan kota.
Dikatakan kepemimpinan Rusia "memerintahkan penghancuran bukti kejahatan yang dilakukan oleh tentaranya di Mariupol".
Tudingan ini muncul di tengah kemarahan internasional atas kematian ratusan warga sipil di pinggiran Kyiv, yakni Kota Bucha di tangan pasukan Presiden Vladimir Putin.
Klaim krematorium yang didirikan di atau di dalam kota belum diverifikasi secara independen.
Dewan tidak memberikan bukti, seperti gambar, di unggahan Telegram.
Baca: Detik-detik Tentara Chechnya Kibarkan Bendera Rusia di Perbatasan Ukraina, Tanda-tanda Kemenangan?
Pekan lalu, Ukraina memperkirakan bahwa sekitar 5.000 warga sipil telah tewas di kota strategis di selatan negara itu meskipun ada kekhawatiran bahwa jumlah korban tewas bisa jauh lebih tinggi.
Sementara itu saat pidato di Dewan Keamanan PBB, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim pihaknya memiliki bukti yang meyakinkan atas kematian ratusan hingga ribuan warga di Bucha.
Saat menyampaikan pidato di Dewan Keamanan PBB pada Selasa(5/4/2022), ia menyebut ada citra satelit sebagai bukti.
Pihak Ukraina pun dapat melakukan penyelidikan penuh dan transparan atas dugaan pembantaian di Bucha yang menewaskan ratusan warga sipil.(tribun-video.com/newsweek.com)
Artikel ini telah tayang di Newsweek.com dengan judul Russians Deploying 'Mobile Crematoriums' to Cover Up Tracks, Ukraine Says
# Rusia # Mariupol # Ukraina # Volodymyr Zelensky
Reporter: sara dita
Video Production: Sigit Setiawan
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Bom Gudang Senjata Ukraina di Dubai, Ancam Kiev Jadi Target Sah Jika Cawe-cawe Perang AS-Israel
Rabu, 1 April 2026
Internasional
Pasukan Elit Chechnya Rusia Siap Tempur Bantu 1 Juta Kombatan Teheran Kepung AS di Perang Darat
Rabu, 1 April 2026
Konflik Timur Tengah
Rusia Salahkan AS! Moskow Bereaksi Keras atas Gugurnya 3 TNI yang Diduga Ditembaki Tank Israel
Rabu, 1 April 2026
LIVE UPDATE
Penampakan Kapal Perang dan Kapal Selam Rusia di Tanjung Priok, Bakal Latihan Bareng TNI AL
Rabu, 1 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Dubes Rusia Ungkap Kondisi Mojtaba Khamenei, Bantah Dievakuasi ke Moskow demi Alasan Keamanan
Rabu, 1 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.