Konflik Rusia Vs Ukraina
Zelensky Ngaku Ukraina Siap Gabung NATO, tetapi Kondisi Memaksa Merundingkan Jaminan Keamanan
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku pihaknya siap bergabung dengan NATO, bahkan mulai “besok”. Namun, karena NATO enggan menerima, Kiev terpaksa mencari jaminan keamanan melalui perundingan dengan Rusia.
Isu bergabungnya Ukraina ke NATO sendiri adalah salah satu dalih utama Vladimir Putin meluncurkan invasi besar-besaran.
Ukraina semakin getol ingin gabung ke NATO sejak Rusia menganeksasi Krimea dan menyokong kelompok separatis di Donetsk dan Luhansk pada 2014 silam.
Akan tetapi, NATO enggan menerima Ukraina. Alasannya, bergabungnya Ukraina dikhawatirkan bisa memicu perang besar yang melibatkan nuklir dengan Rusia.
Baca: Warga Borodianka Ukraina Ungkap Kekejaman Tentara Rusia: Lakukan Penjarahan hingga Pembunuhan
Zelensky mengaku pihaknya masih berkehendak gabung NATO dan “menentang syarat Rusia.” Namun, mengingat keengganan NATO dan proses negosiasi yang berlangsung, keinginan itu berkemungkinan besar tak akan terwujud.
Zelensky mengaku mengungkapkan hal ini karena Ukraina “sudah kehilangan terlalu banyak nyawa” untuk takut “mengungkapkan apa yang kami pikirkan.”
“Untuk bergabung dengan NATO, kami siap gabung NATO besok, menentang syarat-syarat Rusia. Kami tidak menyembunyikan apa pun,” kata Zelensky, Selasa (5/4/2022), dikutip Associated Press.
“Saya telah membicarakan ini dengan Sekretaris Jenderal NATO, dengan para pemimpin negara (NATO) tentang syarat-syarat konkret untuk Ukraina agar bisa gabung NATO. Jika besok kami ditawari bergabung dengan NATO, tidak bermain-main tetapi serius, kami akan bergabung.”
Baca: Rekaman Video Detik-detik Tentara Rusia Gelar Bazar Khusus, Jual Barang Jarahan dari Warga Ukraina
“Namun sayangnya, itu tidak akan terjadi. Dan itu tidak terjadi, sayang sekali. Itulah mengapa kami mesti membangun jaminan keamanan sendiri, sesuatu yang bisa melindungi kami, melindungi nyawa kami. Kami bisa melindungi diri sendiri, terima kasih banyak,” lanjut Zelensky.
Setelah berkali-kali perundingan, Ukraina dilaporkan telah sepakat meninggalkan ambisi gabung NATO dan menjadi negara netral, tidak bergabung ke blok militer mana pun.
Pernyataan “jujur” Zelensky ini diucapkan usai temuan pembantaian di pinggiran Kiev yang diduga dilakukan pasukan Rusia. Otoritas Ukraina menyebut setidaknya 410 jasad warga sipil ditemukan di kota-kota sekitar Kiev usai pasukan Rusia mundur.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas TV dengan judul Zelensky: Ukraina Siap Gabung NATO Besok, tetapi Kondisi Memaksa Kami Rundingkan Jaminan Keamanan
# Update Invasi Rusia # Gabung NATO # Volodymyr Zelensky # Konflik Rusia Vs Ukraina
Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Kompas TV
Tribunnews Update
Zelensky Ungkap Rusia Serahkan Data Satelit Sistem Energi Israel ke Iran untuk Operasi Strategis
Rabu, 8 April 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Iran Siapkan Strategi Energi, Zelensky Soroti Bantuan Intelijen Satelit
Rabu, 8 April 2026
Berita Terkini
Rusia Beri Data Satelit Infrastruktur Energi Israel ke Iran, Zelensky Sebut Ada 53 Target
Rabu, 8 April 2026
Tribunnews Update
Partai Orban Tingkatkan Serangan Kampanye, Iklan Anti-Zelensky & Von der Leyen Tersebar Budapest
Selasa, 10 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Dalam Semalam! Sebanyak 124 Pesawat Tak Berawak Ukraina Ditembak Jatuh Pertahanan Udara Rusia
Sabtu, 7 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.