Hadis tentang Keutamaan dan Amalan yang Bisa Dikerjakan di Bulan Ramadan
TRIBUN-VIDEO .COM - Bulan Ramadan bukan tentang Puasa Ramadan saja, tapi di dalamnya umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan sunnah lainnya.
Dalam sebuah hadist, Rasullullah pernah bersabda, bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, karena Allah membukakan pintu-pintu di langit dan Allah menutup pintu neraka.
Bulan Ramadan juga merupakan salah satu waktu terbaik umat muslim untuk menghapus dosa dan menambah pahala.
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Swt, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR.Bukhari dan Muslim).
Dengan demikian, umat Muslim dapat memanfaatkan bulan Ramadan ini untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya.
Baca: RAMADAN ON STYLE: Keutamaan Salat Tarawih, Ganjaran Pahala Akan Dilipatgandakan
Berikut amalan sunnah di bulan Ramadan.
1. Mengerjakan Qiyamul-Lail
Menerjakan qiyamul-lail di malam hari saat bulan ramadan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
"Barangsiapa mengerjakan qiyam (shalat) Ramadan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu” [HR. al-Bukhari dan Muslim].
Salah satu Qiyamul Lail yang biasa dilakukan di bulan Ramadan ini yakni salat tarawih dan salat witir.
Umat Muslim bisa melakukan salat sunnah tersebut selain salat lain seperti dhuha dan juga tahajud.
2. Mengakhirkan Makan di Waktu Sahur
Rasulullah menganjurkan untuk makan sahur, bahkan mengakhirkannya.
Terdapat barokah di dalam sahur, dengan sahur umat Muslim akan semakin mendapatkan keberkahan puasa di bulan Ramadan.
“Sahur adalah makanan yang penuh berkah. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkannya sekalipun hanya dengan minum seteguk air. Karena sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad).
Sunnah dari makan sahur adalah mengakhirkan sahur.
Baca: RAMADAN ON STYLE: Ide Resep Telur Dadar Daging Cincang Simpel untuk Sahur dan Berbuka
3. Menyegerakan Berbuka
Ketika berbuka puasa adalah salah satu waktu terkabulnya do’a. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi.”
Berbuka adalah waktu terkabulnya doa karena saat itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.
4. Memperbanyak shadaqah
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lebih banyak lagi melakukan kebaikan di bulan Ramadhan. Beliau memperbanyak sedekah, berbuat baik, membaca Al Qur’an, shalat, dzikir dan i’tikaf.”
5. Mempelajari Al-Quran
“Dari Ibnu Abbas r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, apalagi pada bulan Ramadan, ketika ditemui oleh Malaikat Jibril pada setiap malam pada bulan Ramadhan, dan mengajaknya membaca dan mempelajari al-Qur’an. Ketika ditemui Jibril, Rasulullah adalah lebih dermawan daripada angin yang ditiupkan.” [Muttafaq ‘Alaih].
6. Memperbanyak iktikaf
“Dari Ibnu Umar r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw selalu beriktikaf pada sepuluh hari yang penghabisan di bulan Ramadan.” [Muttafaq ‘Alaih].
Sementara itu, di Buku Panduan Ramadan terbitan Pustaka Muslim, juga dijelaskan beberapa tuntunan dzikir di bulan Ramadhan.
Berikut dzikir dan doa di bulan Ramadan :
1. Ucapan ketika dicela orang ketika Berpuasa
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهُلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ
“Apabila ada orang yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka katakanlah “aku sedang shaum” (ia mengulang ucapannya dua kali).” (HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)
2. Doa Kepada Orang yang Memberi Makan dan Minum
“Allahumma ath’im man ath’amanii wa asqi man asqoonii”
Artinya: Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku.
3. Doa Ketika Berbuka Puasa Di Rumah Orang Lain
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika disuguhkan makanan oleh Sa’ad bin ‘Ubadah, beliau mengucapkan:
“Afthoro ‘indakumush shoo-imuuna wa akala tho’amakumul abroor wa shollat ‘alaikumul malaa-ikah"
Artinya: Orang-orang yang berpuasa berbuka di tempat kalian, orang-orang yang baik menyantap makanan kalian dan malaikat pun mendoakan agar kalian mendapat rahmat.
4. Doa Setelah Shalat Witir
Rasulullah pada salat witir biasa membaca surat Al A'laa, Suarat Al Kafirun dan Surat Al-ikhlas.
Kemudian setelah salam, beliau mengucapkan sebuah doa.
“Subhaanal malikil qudduus [artinya: Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan]”,
Rasul membaca sebanyak tiga kali dan beliau mengeraskan suara pada bacaan ketiga.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Keutamaan Bulan Ramadhan dan Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan
# Keutamaan Puasa Ramadhan # Puasa Ramadan # Ramadan 2022 # Keutamaan Ramadhan # amalan di bulan ramadhan
Video Production: Isti Ira Kartika Sari
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Suasana Hari Pertama Puasa di Kota Gorontalo, Jalan Lengang hingga Terdengar Suara Alquran di Masjid
Kamis, 19 Februari 2026
LIVE UPDATE
Pertahankan Tradisi Leluhur, Umat Muslim Sekru dan Sekru Tuare Fakfak Puasa 17 Februari 2026
Senin, 16 Februari 2026
tribunnews update
Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026
Jumat, 13 Februari 2026
tribunnews update
Arab Saudi & Mesir Resmi Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari
Kamis, 12 Februari 2026
tribunnews update
96 Lokasi Pemantauan Hilal Sidang Isbat Awal Ramadan 2026, Berikut Daftar Lengkapnya!
Kamis, 12 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.