Kamis, 9 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Sejumlah Tokoh Ukraina Menduga Rusia Telah Perbudak Warga Sipil di Ukraina

Jumat, 1 April 2022 21:44 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sudah beberapa hari sejak pasukan militer Rusia terus mengepung Kota Mariupol di Ukraina.

Beberapa warga sipil yang berada di Mariupol diketahui dilarikan oleh pihak Rusia ke wilayah mereka tepatnya di Taganrong.

Pemerintah Ukraina telah terjadi praktik perbudakan terhadap warga sipil Ukraina yang dilakukan oleh pemerintah Rusia.

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, informasi ini disampaikan oleh sejumlah tokoh di Ukraina.

Walikota Mariupol, Vadym Boychenko membandingkan aksi yang dilakukan oleh Rusia seperti apa yang dilakukan oleh Nazi pada perang dunia ke-2 dulu.

Baca: Rusia Tuding Ukraina Pakai 2 Helikopter untuk Serang Depot Minyak di Belgorod, Minta Tanggung Jawab

Baca: Intelijen Inggris Bocorkan Rencana Serangan Mematikan Rusia ke Ukraina

Sementara itu, kepala administrasi regional Donetsk, Pavlo Kyrylenko menyebut pasukan Rusia dengan sengaja mengirim warga sipil Ukraina ke Rusia.

Sebelum pergi, dokumen milik para warga sipil Ukraina telah disita.

Keterangan serupa disampaikan oleh anggota parlemen Ukraina, Inna Sovsun.

Sovsun menyebut, sejumlah warga sipil Ukraina di Mariupol dikirim oleh pasukan militer Rusia ke sebuah tempat terpencil di Rusia.

"(Warga) dipaksa untuk menandatangani kontrak yang isinya mereka akan tinggal di area tersebut selama dua atau tiga tahun dan mereka akan bekerja secara sukarela di area tersebut," ujar Sovsun.

Sovsun mengiyakan bahwa tindakan itu merupakan sebuah bentuk perbudakan.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Ukraina Dituduh Pakai 2 Helikopter Serang Depot Minyak di Rusia

#  warga sipil Ukraina # Konflik Rusia Vs Ukraina # perbudakan

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Lalu Yusuf Wibisono
Sumber: TribunWow.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved