Rabu, 29 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Indra Bekti Bantah Dirinya Jadi Afiliator Aplikasi Triumph yang Kini Terjerat Kasus Investasi Bodong

Senin, 28 Maret 2022 17:56 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Indra Bekti mengklarifikasi terkait dugaan yang menyerang dirinya, pada Minggu (27/3/2022).

Diduga namanya terseret dalam kasus investasi bodong dalam aplikasi Triumph.

Indra mengakui dirinya sempat menjadi brand ambassador aplikasi bodong tersebut namun bukan sebagai afiliator.

Baca: Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Investasi Bodong, Indra Bekti: Saya Hanya Brand Ambassador

Dikutip dari Tribunnews.com, Indra juga menyebutkan bahwa dirinya tidak menerima sedikitpun keuntungan dari hasil investasi tersebut.

Presenter Indra Bekti menambahkan, bahwa dirinya hanya bekerja secara profesional dan bayaran yang dia dapat pun berupa koin kripto.

"Saya pun dibayar pakai koin dari Triumph itu. Jadi intinya saya bekerja profesional," kata sang presenter.

Lebih lanjut, suami Aldilla Jelita pun tak pernah menerima keuntungan dari hasil investasi tersebut.

"Saya tidak ada hubungan apa pun dengan mereka yang ingin bergabung ke Triumph. Saya juga tidak menerima sepeser pun keuntungan dari mereka. Saya tidak menerima uang dari member-member itu," tegas suami Aldilla Jelita.

Baca: Indra Bekti Buka Suara seusai Namanya Terseret Dugaan Kasus Investasi Bodong: Saya Bukan Afiliator

Pernyataan resminya tersebut juga turut dilampirkan surat bukti kontrak.

Yang menjelaskan bahwa dirinya pernah menjadi brand ambassador aplikasi Triumph yang tidak berlangsung lama.

Ia bergabung sejak 26 Desember 2020 dan sudah berakhir pada 13 Oktober 2021.

Pada keterangan salinan kontrak, dituliskn bahwa Incdra Bekti tidak menjalankan tugas promosi dengan baik sebagai brand ambassador Triumph.

Dugaannya, terkait investasi bodong yang dilaporkan korban aplikasi Triumph ke Bareskrim Polri pada (25/3/2022).

Baca: Kabar Sedih dari Indra Bekti Istri, Anak, Adik Ipar dan Ibu Mertua Terkena Omicron

Indra membantah, bahwa dirinya tidak lagi menjalin kerjasama dan tidak berkaitan lagi dengan segala aktivitas di aplikasi tersebut.

Korban aplikasi Triumph yang melapor polisi kini sudah 20 orang dan mengaku mengalami kerugian hingga Rp 2,3 miliar. (Tribun/Video.com/Tribunnews.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Namanya Diduga Terseret Investasi Bodong, Indra Bekti Klarifikasi Sebut Dirinya Bukan Afiliator

# TRIBUNNEWS UPDATE # Indra Bekti # afiliator # investasi bodong # Triumph # Aplikasi

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved