Mancanegara
Rusia akan Bagi 2 Ukraina seperti Korea Utara & Selatan, Perang Gerilya Sudah Menanti
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Intelijen pertahanan Ukraina, Kyrylo Budanov menilai pasukan Rusia akan terapkan 'Skenario Korea' setelah gagal merebut Kyiv hingga invasi terus berhenti.
Diketahui, pihaknya menuduh Rusia ingin memecah belah Ukraina seperti Korea Utara dan Korea Selatan.
Bahkan, ia mengatakan jika Presiden Rusia, Vladimir Putin akan segera melancarkan perang gerilya di wilayah yang berhasil diduduki Rusia.
Dikutip dari Tribunnews.com pada Senin (28/3/2022), Kepala Intelijen pertahanan Ukraina, Kyrylo Budanov menyampaikan pernyataan tersebut.
Ia mengatakan, hal itu dilakukan Putin sebagai upaya untuk memisahkan wilayah yang dikuasai Moskow.
Baca: Disebut Munafik, Pihak Rusia Bongkar Dosa Australia sebagai Penjahat Perang di Afghanistan dan Irak
Melalui sebuah pernyataan yang dirilis Kementerian Pertahanan, Budanov mengatakan Putin menyadari "dia tidak bisa menelan seluruh negara".
Sehingga, Presiden Rusia itu mencoba membagi negara seperti Korea Selatan dan Korea Utara.
"Para penjajah akan mencoba menarik wilayah yang diduduki menjadi satu struktur kuasi-negara dan mengadunya dengan Ukraina yang merdeka," tambahnya, dikutip dari The Sun.
Budanov menuturkan, upaya Rusia untuk mendirikan pemerintahan paralel di kota-kota yang diduduki dan menghentikan penduduk menggunakan mata uang Ukraina.
Baca: Presiden Rusia Vladimir Putin Disebut Ingin Memecah Belah Ukraina seperti Korea Utara dan Selatan
Disisi lain, ia yakin Putin sekarang memprioritaskan wilayah Ukraina timur dan selatan.
Diketahui, peringatan ini dipicu aksi satu pemimpin daerah yang dikuasai separatis di Donbas.
Hal itu didasari adanya pengakuan ingin mengadakan pemungutan suara untuk bergabung dengan Rusia.
Sementara, Kepala Republik Rakyat Luhansk, Leonid Pasechnik yang memproklamirkan diri mengatakan, pihaknya berencana mengadakan referendum.
Diketahui, referendum itu akan membahas keinginanya untuk bergabung dengan Rusia dalam waktu dekat.
Baca: Volodymyr Zelensky Tolak Duduk Bersama Negosiator Rusia Jika Hanya Bahas Denazifikasi Ukraina
Oleh karena itu, Rusia mendukung kelompok separatis di Luhansk dan Donetsk.
Mengingat, sejak pemberontakan meletus setelah Moskow, pihalmua mencaplok Semenanjung Krimea dari Ukraina pada 2014.
Melalui pembicaraan dengan Ukraina, Moskow menuntut Kyiv mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk.
Sebelumnya diketahui, beberapa hari sebelum invasi, Putin mengakui kemerdekaan dua wilayah yang dikenal dengan sebutan Donbas itu. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pejabat Intel Sebut Putin Ingin Memecah Belah Ukraina seperti Korea Utara dan Selatan
# Rusia # Ukraina # Korea Selatan # Korea Utara # Korea Utara
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Satelit Mata-mata Rusia Bidik Pangkalan & Kendali Minyak AS, Rudal Iran Langsung Melesat Menghantam
23 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Ultimatum AS Hentikan Serangan ke Iran seusai Menlu Moskow Telepon Delegasi Teheran Araghchi
2 hari lalu
Terkini Nasional
Jadi Mas Fatah! Lucinta Luna Ungkap Alasan Ubah Penampilan Jadi Cowok saat Lebaran
3 hari lalu
Selebritis
Pengakuan Lucinta Luna Kembali ke Kodrat Jadi Muhammad Fatah Saat Ziarah ke Makam
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.