Minggu, 10 Mei 2026

Terkini Daerah

Klarifikasi Buchtar Tabuni Perihal Kronologi Lengkap Penangkapan Dirinya oleh Pihak Kepolisian

Jumat, 25 Maret 2022 18:00 WIB
Tribun Papua

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-VIDEO.COM, JAYAPURA - Ketua Dewan West Papua (West Papua Council) Gerakan Pembebasan Papua Barat atau United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Buchtar Tabuni mengklarifikasi peristiwa yang dialaminya Kamis (24/3/2022) kemarin.

"Saat ini saya akan menceritakan kronologis awal kenapa sampai kemarin bisa terjadi pemukulan terhadap aparat kepolisian.

Karena saya melihat berita disemua media naik, tanpa ada konfirmasi ke saya,"kata Buchtar kepada awak media, Jumat (25/3/2022) siang, di Kampwolker Perumnas III, Waena, Kota Jayapura, Papua.

Buchtar menjelaskan, semua bermula ketika Pemerintahan sementara West Papua hendak melaksanakan pertemuan internal.

"Jadi awalnya, Pemerintahan sementara West Papua hendak lakukan pertemuan.
Dan saya ijinkan untuk menggunakan tempat saya. Namun, sebelum undangan datang aparat gabungan lebih dulu tiba,"ujarnya.

Baca: Menilik Bia Mata Bulan di Papua, Melimpah hingga Dijadikan Masyarakat sebagai Makanan Sehari-hari

Menurut Buchtar, ia membangun komunikasi secara baik dengan Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota.

Namun, hal yang membuat gaduh yakni salah seorang anggota Intel mengambil gambar.

"Pada saat diskusi dengan Kasat Reskrim, ada satu anggota berpakaian preman mengambil gambar. Ya jelas saya tidak terima, mengambil gambar tanpa izin entah tujuanya apa. Jadi saya marah dan perintahkan adik saya untuk pukul," jelasnya.

Menurut Buchtar, Ia memerintahkan salah satu pihaknya untuk pukul, lantaran cara mengambil gambar tanpa ijin itu tidak sopan santun.

Baca: Mama-mama Penjual Noken Eks UMKM PON XX Papua Kini Jualan di Emperan Toko

"Cara tersebut yang membuat saya marah. Kami hargai setiap kegiatan bisa diliput. Namun, peristiwa kemarin itu ia datang dan langsung ambil gambar, ya jelas saya tidak terima. Seharusnya beritahu tujuan ambil gambar untuk apa," ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Buchtar saat terjadi perkelahian, ia dan beberapa orang lainya, hendak melerai namun mendapat perlakuan tegas dengan langsung di bawa ke Polresta Jayapura Kota.

"Saya juga mendapat tindakan represif sampai pelipis saya pecah, kemudian dicekik. Saya juga dicekik, jadi kalau mau makan saat ini kerongkongan sakit," ungkapnya.

Ia menambahkan, tentu saja pihaknya hargai, siapapun boleh datang. Hanya saja jangan langsung mengambil gambar, tanpa izin itu tidak bagus," tambah dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Buchtar Tabuni Beri Klarifikasi Penangkapan Dirinya dkk

# klarifikasi # Buchtar Tabuni # Kronologi # Penangkapan # pihak kepolisian # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribun Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved