TRIBUNNEWS UPDATE
Manfaatkan Konflik di Ukraina, China Minta 'Garap' Pasar Rusia yang Ditinggalkan Negara Barat
TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah adanya konflik Rusia dengan Ukraina, Pemerintah China diketahui memanfaatkan kondisi.
Pihaknya meminta kepada perusahaan-perusahaannya agar memanfaatkan peluang ekonomi pasca sanksi yang dijatuhkan Barat terhadap Rusia.
Mereka diarahkan untuk menggarap pasar Rusia yang ditinggalkan Barat.
Baca: Dubes Rusia untuk Indonesia: Moskwa Tak Pernah Inginkan Perang & Ingin Segera Damai dengan Ukraina
Dilansir The Telegraph, Rabu (23/3/2022) utusan utama China di Moskow memberikan seruan tersebut.
Pihaknya mendesak para pemimpin bisnis China untuk tidak membuang waktu dan “mengisi kekosongan” di pasar Rusia.
Duta Besar China di Rusia Zhang Hanhui menggambarkan situasi internasional saat ini kompleks.
Kini, perusahaan besar disebut tengah menghadapi tantangan besar atau bahkan gangguan dalam pembayaran dan rantai pasokan.
Hal itu terjadi setelah Presiden AS Joe Biden memperingatkan mitranya dari China Xi Jinping pekan lalu bahwa negara adidaya yang muncul akan menghadapi "implikasi dan konsekuensi" jika Beijing mendukung invasi Vladimir Putin ke Ukraina.
Namun pihak China menyebut, adanya invasi adalah momen di mana perusahaan swasta, kecil dan menengah dapat berperan.
Baca: NATO Kerahkan Ribuan Pasukan ke Bagian Timur Eropa, Upaya Adang Serangan Militer Rusia ke Ukraina
Hal itu diungkapkannya dalam pertemuan Asosiasi Promosi Budaya Konfusius Rusia.(*)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ada Cuan di Balik Konflik, Perusahaan China Diperintahkan Garap Pasar Rusia yang Ditinggalkan Barat
# TRIBUNNEWS UPDATE # konflik # Invasi # perang # Ukraina # Rusia
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Menteri Haji: Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Biaya Haji akan Ditanggung oleh Pemerintah
1 menit lalu
Tribunnews Update
Ribuan ASN Segera Jalani Pelatihan Komcad Gelombang Pertama 2026 di 6 Lembaga Pendidikan TNI
7 menit lalu
Tribunnews Update
Ratu Meta dan Anisa Bahar Laporkan Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Pelaku Disebut Teman Sendiri
9 menit lalu
Tribunnews Update
Ahli di Sidang Chromebook: PPK Tak Bisa Disalahkan, Aturan Negosiasi Harga Tak Diatur dengan Jelas
9 menit lalu
Tribunnews Update
Israel Serang Rel Kereta Api dan Jembatan Iran, Netanyahu Tegaskan Operasi Militer Kian Meluas
10 menit lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.