Rabu, 8 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Manfaatkan Konflik di Ukraina, China Minta 'Garap' Pasar Rusia yang Ditinggalkan Negara Barat

Kamis, 24 Maret 2022 14:47 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah adanya konflik Rusia dengan Ukraina, Pemerintah China diketahui memanfaatkan kondisi.

Pihaknya meminta kepada perusahaan-perusahaannya agar memanfaatkan peluang ekonomi pasca sanksi yang dijatuhkan Barat terhadap Rusia.

Mereka diarahkan untuk menggarap pasar Rusia yang ditinggalkan Barat.

Baca: Dubes Rusia untuk Indonesia: Moskwa Tak Pernah Inginkan Perang & Ingin Segera Damai dengan Ukraina

Dilansir The Telegraph, Rabu (23/3/2022) utusan utama China di Moskow memberikan seruan tersebut.

Pihaknya mendesak para pemimpin bisnis China untuk tidak membuang waktu dan “mengisi kekosongan” di pasar Rusia.

Duta Besar China di Rusia Zhang Hanhui menggambarkan situasi internasional saat ini kompleks.

Kini, perusahaan besar disebut tengah menghadapi tantangan besar atau bahkan gangguan dalam pembayaran dan rantai pasokan.

Hal itu terjadi setelah Presiden AS Joe Biden memperingatkan mitranya dari China Xi Jinping pekan lalu bahwa negara adidaya yang muncul akan menghadapi "implikasi dan konsekuensi" jika Beijing mendukung invasi Vladimir Putin ke Ukraina.

Namun pihak China menyebut, adanya invasi adalah momen di mana perusahaan swasta, kecil dan menengah dapat berperan.

Baca: NATO Kerahkan Ribuan Pasukan ke Bagian Timur Eropa, Upaya Adang Serangan Militer Rusia ke Ukraina

Hal itu diungkapkannya dalam pertemuan Asosiasi Promosi Budaya Konfusius Rusia.(*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ada Cuan di Balik Konflik, Perusahaan China Diperintahkan Garap Pasar Rusia yang Ditinggalkan Barat

# TRIBUNNEWS UPDATE # konflik # Invasi # perang # Ukraina # Rusia

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #konflik   #Invasi   #perang   #Ukraina   #Rusia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved