Selasa, 28 April 2026

Ramadan 2022

4 Tips Puasa Bagi Penderita Diabetes Menurut Federasi Diabetes Internasional

Rabu, 23 Maret 2022 19:30 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kurma, nastar, kolak, es buah, dan camilan manis khas Ramadhan lainnya jadi makanan favorit selama ibadah puasa.

Akan tetapi, makanan-makanan itu bisa jadi "godaan" yang mengkhawatirkan bagi penderita diabetes.

Hal ini harus jadi perhatian.

Oleh karena itu, Federasi Diabetes Internasional dan Aliansi Internasional Diabetes dan Ramadan (DAR) telah mengeluarkan pedoman nutrisi bagi umat Islam dengan diabetes yang menjalankan puasa Ramadhan tahun ini.

Apa saja yang isi pedoman tersebut?

1. Kalori seimbang,

Melansir hindustantimes.com, perhatikan konsumsi kalori harian dalam jumlah yang cukup.

Kalori harus dibagi antara sahur dan buka puasa.

Penderita diabetes juga bisa makan 1 hingga 2 camilan sehat jika perlu. Penderita diabetes harus memenuhi gizi seimbang, dengan total karbohidrat sekitar 40-50 persen dengan glikemik indeks (GI) renadah.

Perlu juga memenuhi kebutuhan protein dengan konsumsi kacang-kacangan, ikan, unggas, atau daging tanpa lemak dengan jumlah 20-30 persen dari porsi harian.

Tubuh juga membutuhkan lemak sekitar 30-35 persen dari porsi harian.

Lemak yang dimaksud adalah lemak mono dan lemak tak jenuh ganda.

Adapun untuk lemak jenuh, harus dibatasi hingga kurang dari 10 persen dari total asupan kalori harian. 

Baca: 5 Jenis Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Sahur

2. Pilih karbohidrat rendah GI

Glutemik indeks (GI) atau kadar gula dalam karbohidrat perlu diperhatikan oleh penderita diabetes.

Karbohidrat yang dikonsumsi, sebaiknya memiliki kadar GI yang rendah.

Makanan seperti ini tidak memiliki efek langsung pada glukosa darah postprandial.

Makanan yang kaya protein dan lemak baik lebih mempertahankan rasa kenyang daripada makanan yang kaya karbohidrat.

Sebisa mungkin mengkonsumsi karbohidrat yang tinggi serat, seperti biji-bijian.

Pilihan lain, konsumsi karbohidrat bisa dari sayuran, buah-buahan utuh, yogurt, susu dan produk susu dianjurkan.

Konsumsi karbohidrat dari gula dan biji-bijian olahan, seperti tepung terigu, pati seperti jagung, nasi putih, dan kentang harus dihindari atau diminimalkan.

3. Ganti camilan dengan buah.

Saat buka puasa, biasanya ada berbagai macam pilihan makanan dan camilan manis.

Makanan penutup yang kaya gula harus dihindari setelah buka puasa dan di antara waktu makan. Makanan penutup sehat dapat diganti dengan sepotong buah.

Baca: 4 Menu Makan Sahur Wajib saat Ramadan agar Badan Tak Mudah Lemas

4. Hindari minuman manis

Menjaga tingkat hidrasi yang memadai penting selama menjalankan ibadah puasa.

Minum cukup air putih dan minuman non-pemanis saat sahur dan buka puasa.

Minuman diet yang direkomendasikan oleh dokter juga boleh dikonsumi.

Yang sebaiknya dihindari adalah minuman manis, seperti sirup, jus kemasan, atau jus segar dengan tambahan gula.

Konsumsi minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan minuman cola juga harus diminimalkan karena berfungsi sebagai diuretik yang dapat menyebabkan dehidrasi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Simak, Tips Puasa Ramadhan bagi Penderita Diabetes "

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved