Jumat, 10 April 2026

Olahraga

Rumah Paul Pogba Dirampok, Medali Piala Dunia 2018 dan Sejumlah Perhiasan Ikut Raib

Rabu, 23 Maret 2022 16:09 WIB
Tribun sulbar

TRIBUN-VIDEO.COM - Paul Pogba bercerita bahwa dirinya kehilangan medali yang didapat seusai tim nasional (timnas) Perancis menjadi juara Piala Dunia 2018 di Rusia.

Paul Pogba menceritakan medali Piala Dunia 2018 itu hilang bersama dengan sejumlah perhiasan dalam sebuah perampokan yang terjadi di rumahnya.

Perampokan itu terjadi saat Paul Pogba membela Manchester United dalam laga kontra Atletico Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim 2021/2022 di Stadion Old Traford pada Selasa (15/3/2022) waktu setempat.

Saat itu, Man United harus menelan pil pahit kekalahan dengan skor satu kosong tanpa balas.

Sehingga, secara agregat mereka kalah dengan skor 1-2 dari Atletico Madrid.
Dan membuat Man United harus angkat koper dari turnamen Liga Champions musim 2021/2022.

Hasil tersebut tentunya menjadi pukulan bagi pemain Man United, terutama Paul Pogba.

Baca: Peluang Juventus untuk Dapatkan Paul Pogba pada Bursa Transfer Musim Panas 2020

Paul Pogba menjadi yang paling terpukul.

Sebab, setelah dipastikan tersingkir dari Liga Champions, dia mendapat kabar buruk.

Sang pemain diberi tahu jika rumahnya dibobol oleh pencuri.

Dikutip dari dari Goal International pada Rabu (23/3/2022), fdalam wawancara terbarunya dengan media asal Perancis yaitu L'Equipe.

Paul Pogba menyebutkan dirinya turut kehillangan medali Piala Dunia 2018 dalam insiden tersebut.

"Saya menemukan rumah saya dibobol setelah aksi tiga orang yang mencuri brankas saya. Di sana ada perhiasan dari ibu saya, medali juara dunia saya," ucap Paul Pogba.

Baginya medali Piala Dunia 2018 tak bisa didapatkan dengan begitu mudah.

Sebab, medali itu adalah simbol perjuangannya bersama dengan rekan-rekan setimnya yang harus melewati hadangan sederet lawan tangguh, dari fase grup hingga final.

Paul Pogba sendiri tercatat bermain selama 539 menit dalam perjalanan menuju gelar Piala Dunia 2018.

Baca: Agen Paul Pogba Bantah Rumor Kliennya akan Hengkang dari Manchester United

Kini, buah perjuangan 539 menitnya yang terwujud dalam rupa medali itu telah hilang dari genggaman Paul Pogba.

Terlepas dari itu, ia juga mengkhawatirkan kondisi kedua putranya.

Karena, saat insiden perampokan terjadi, istri Pogba, Zulay, hadir di tribune untuk menyaksikan laga Man United vs Atletico Madrid.

Namun, kedua putranya yang masih kecil berada di rumah bersama pengasuh.

"Hal yang paling membuat saya takut adalah dua anak saya berada di rumah bersama pengasuh selama insiden terjadi."

"Dia (pengasuh) mendengar semuanya, menelepon istri dan keamanan saya, lalu mengunci diri dengan anak-anak di sebuah ruangan. Dia trauma selama beberapa hari, yang penting anak saya baik-baik saya," ungkapnya.

Kini, Pogba bersama dengan Timnas Perancis tengah mempersiapkan laga persahabatan menghadapi Pantai Gading pada Sabtu (26/3/2022) dan Afrika Selatan pada Rabu (30/3/2022).

Dia berharap jeda internasional bersama timnas Perancis bisa menyegarkan pikirannya menyusul insiden perampokan yang telah terjadi.

"Jeda ini memberi saya angin segar. Saya ingin memiliki menit bermain untuk kembali ke performa terbaik di klub. Mengenakan jersey ini, mewakili negara saya, ini lebih dari sumber kebanggaan," bebernya.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunsulbar.com dengan judul Nasib Nahas Paul Pogba: Rumah Disatroni Pencuri, Medali Piala Dunia 2018 & Memorabilia yang Hilang

#Paul Pogba #Piala Dunia 2018 #medali #perampok #Manchester United

Sumber: Tribun sulbar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved