Senin, 13 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Video Detik-detik Tentara Rusia Usir Pendemo Ukraina dengan Granat Kejut dan Tembakan ke Udara

Rabu, 23 Maret 2022 10:57 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Para petinggi Ukraina pada Selasa (22/3/2022) menuduh tentara Rusia menembaki pengunjuk rasa yang tidak bersenjata di kota Kherson yang diduduki.

Ada beberapa video di media sosial yang menunjukkan warga Kherson melarikan diri dari granat kilat dan tembakan terus-menerus.

"Penjajah menembaki orang-orang yang keluar dengan damai, tanpa senjata, untuk memprotes. Untuk kebebasan--kebebasan kita," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dikutip dari AFP.

Serangkaian video yang diunggah ke media sosial dan aplikasi perpesanan Telegram menunjukkan warga berkumpul di Freedom Square (Alun-alun Kebebasan) Kherson untuk memprotes perebutan kota itu oleh Rusia baru-baru ini.

Baca: Elite Rusia Dikabarkan Berencana akan Gulingkan Vladimir Putin, Sosok Pengganti Telah Disiapkan

Puluhan pria dan wanita yang berbalut bendera biru-kuning Ukraina terdengar meneriakkan kaya-kata "Pulanglah" dan "Jayalah Ukraina", kemudian granat kejut jatuh di tengah kerumunan dan mereka melarikan diri dengan panik.

Tentara Rusia dapat terlihat menembakkan beberapa tembakan ke udara, tanpa bukti langsung bahwa senapan mereka mengarah langsung ke warga sipil.

Namun, rekaman video juga menunjukkan sekelompok orang merawat seorang pria tua yang pingsan dan berdarah, lalu membawanya pergi.

Pejabat lokal Yuriy Sobolevsky mengatakan, kaki pria tua itu terluka parah dan dia kehilangan banyak darah.

Dia menambahkan, petugas medis sedang merawat yang terluka dan nyawa mereka tidak dalam bahaya.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba juga mengunggah video insiden tersebut di Twitter.

"Di Kherson, penjahat perang Rusia menembaki orang-orang tak bersenjata yang secara damai memprotes penjajah," kata Kuleba.

Baca: Detik-detik Kapal Raksasa Rusia Turunkan Tank dan Kendaraan Perang Lainnya di Pelabuhan Ukraina

"Ini adalah wajah buruk Rusia, aib bagi umat manusia. Kita harus menghentikan Rusia! Sanksi mereka, isolasi mereka, tuntut penjahat perang," katanya.

Kherson, kota berpenduduk hampir 300.000 orang sebelum perang Rusia vs Ukraina, adalah kota besar pertama yang jatuh ke tangan pasukan Moskwa pada minggu pertama invasinya.

Orang-orang di Kherson sering mengadakan demonstrasi menentang kontrol Rusia atas kota itu, menentang klaim Rusia yang menurutnya telah membebaskan kota itu.

Media lokal melaporkan beberapa kali bahwa pasukan Rusia menembaki pengunjuk rasa. Sobolevsky bersumpah demonstrasi akan berlanjut.

"Meskipun semua kejadian ini, para pengunjuk rasa tidak bubar! Dan besok mereka akan berkumpul lagi!" dia berkata.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tentara Rusia Tembaki Pedemo Ukraina Tak Bersenjata di Kherson, Lempari dengan Granat"

# Demonstrasi warga Ukraina # tentara Rusia # Tentara Rusia Tembaki Warga # Konflik Rusia Vs Ukraina

Editor: Danang Risdinato
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved