Selasa, 21 April 2026

Tribunnews Update

Tak Semua Ikuti AS, Ini Daftar Negara yang Masih Ingin Bersahabat dengan Rusia, China hingga Turki

Selasa, 22 Maret 2022 07:16 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah negara barat memberikan sanksi ekonomi kepada Rusia terkait invasinya ke Ukraina.

Namun, tak semua negara barat memberi sanksi dan mengecam tindakan Rusia.

Ada beberapa negara yang tetap ingin bersahabat dengan Rusia dengan beberapa alasan.

Meskipun ada kemarahan di ibu kota Barat atas invasi Rusia ke Ukraina, banyak negara lain di seluruh dunia termasuk beberapa sekutu dan mitra penting Amerika Serikat (AS) segan untuk menghadapi atau mendukung sanksi ekonomi terhadap Moskow.

Hal ini disampaikan para ahli dan mantan pejabat AS.

Baca: Kondisi Pasca Ledakan Hebat di Pusat Perbelanjaan Kyiv, Dibombardir Rusia hingga Luluh Lantak

Sejumlah negara kecil telah menyatakan dukungan tanpa syarat untuk Rusia sejak pasukan Vladimir Putin masuk ke Ukraina.

Beberapa negara itu termasuk rezim di Suriah, Belarus, Eritrea, Korea Utara, Kuba, dan Venezuela.

Namun, beberapa negara yang lain, termasuk China, telah menghindari penggunaan kata "invasi"

Berikut ini daftar negara yang tetap menjaga persahabatan dengan Rusia di tengah invasi pasukan Putin ke Ukraina:

1. India

Selama beberapa dekade, New Delhi dan Mo

Baca: Invasi Rusia ke Ukraina Hari Ke-25, Rusia Beri Ultimatum pada Ukraina untuk Serahkan Kota Mariupol

skow menjalin hubungan persahabatan.

Rusia memasok sekitar 60 persen senjata dan peralatan untuk militer India.

India bahkan menghindari kritik ke Rusia erebutan semenanjung Krimea Ukraina pada 2014.

2. Israel

Serangan Rusia terhadap Ukraina telah menempatkan Israel, sekutu setia AS, dalam posisi yang sulit.

Pasalnya, Rusia adalah kekuatan penting di Suriah.

Awalnya, Israel secara hati-hati mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.

Namun, Israel menawarkan menjadi mediator dalam konflik tersebut.

3. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA)

Arab Saudi dan dan Uni Emirat Arab (UEA) telah menghindar mendukung pemerintahan Joe Biden dalam upaya mengisolasi dan menghukum Rusia atas invasi ke Ukraina.

Pasalnya, Rusia sebagai aktor penting dalam koalisi produsen minyak yang dirancang untuk mengelola pasar minyak global.

4. Turki

Di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan, Turki memiliki hubungan yang kontradiktif dengan Rusia.

Kedua pemerintah menemukan kesamaan di beberapa bidang, bahkan saat mereka berkonflik di bidang lainnya.

5. China

Selama bertahun-tahun, hubungan Rusia dan China terus meningkat, terutama sejak Presiden Xi Jinping berkuasa.

China menggambarkan dirinya netral terhadap "krisis" di Ukraina.

Akan tetapi, media pemerintahannya menggemakan propaganda Rusia.

6. Afrika Selatan

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyalahkan NATO atas perang di Ukraina dan mengatakan ia menolak seruan untuk mengutuk Rusia.

Mayoritas warga Afrika Selatan mendukung pendirian Rusia di Ukraina

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Daftar 6 Negara yang Masih Ingin Bersahabat dengan Rusia saat Putin Serang Ukraina, Siapa Saja?

# Daftar Negara # sahabat rusia # China  # Turki # Update Invasi Rusia 

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Tri Suhartini
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved