Rabu, 29 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik ke Ukraina, Analis Militer Menduga Ada Motif Tersembunyi

Senin, 21 Maret 2022 22:51 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia menembakkan rudal hipersonik ke Ukraina sebanyak dua kali pada Jumat (18/3/2022) dan Minggu (20/3/2022).

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan rudal pertama digunakan untuk menghancurkan gudang senjata di Ukraina Barat.

Kemudian tembakan kedua untuk menghancurkan gudang bahan bakar di Ukraina Selatan.

Dikutip dari Kompas.com, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut rudal Kinzhal sebagai senjata ideal yang terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara dan dapat lolos dari sistem pertahanan udara.

Menurut para analis, penggunaan senjata macam ini merupakan yang pertama di dunia.

Rusia sebelumnya belum pernah mengakui menggunakan senjata presisi tinggi dalam pertempuran.

Analis militer Pavel Felgenhauer menilai penggunaan rudal Kinzhal Rusia tidak akan banyak mengubah pertempuran di Ukraina.

"Pada dasarnya ini tidak mengubah apa pun di medan perang, tetapi memberikan efek psikologis dan propaganda tertentu untuk menakuti semua orang," katanya kepada AFP, Sabtu (19/3/2022).

Ia menambahkan, pasukan Rusia bisa jadi menggunakan rudal canggih karena mungkin kehabisan senjata lain.

"Biayanya terlalu tinggi," katanya. "Tidak ada yang mengharapkan perang begitu panjang."

Peneliti strategi pertahanan dan pemimpin redaksi DSI, Joseph Henrotin juga sependapat dengan Felgenhauer.

Melalui twitter, ia menyebut bahwa Rusia mungkin kehabisan sistem rudal balistik jarak pendek atau ingin meningkatkan posisinya dengan mengerahkan rudal hipersonik berkemampuan nuklir di Ukraina.

Sementara itu menteri pertahanan AS Llyod Austin tidak mengkonfirmasi ataupun membantah apakah Rusia menggunakan senjata hipersonik.

Namun ia memperingatkan bahwa invasi Rusia sedang mengalami perubahan taktik termasuk penargetan warga sipil.

"Saya tidak akan melihatnya sebagai pengubah permainan," kata Austin kepada acara bincang-bincang di CBS yaitu Face the Nation.

"Saya pikir alasan dia (Putin) menggunakan senjata jenis ini adalah karena dia mencoba membangun kembali beberapa momentum," tambahnya.

"Dan sekali lagi, kami sudah melihatnya menyerang kota-kota dan warga sipil secara langsung (dan) kami memperkirakan terus berlanjut," terang Menhan AS.

(Tribun-Video/Mei Sada Sirait)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik ke Ukraina, Diduga Ada Motif Tersembunyi"

# Ukraina # Rusia  # Vladimir Putin # Konflik Rusia Vs Ukraina

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved