Selasa, 28 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Kehilangan Komandan Senior, Internal Pemerintah Rusia Terpecah terkait Invasi ke Ukraina

Senin, 21 Maret 2022 11:13 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Ukraina klaim pasukan pertahanannya telah menewaskan jendral kelima Rusia dalam pertempuran pada Sabtu (19/3/2022).

Diketahui, komandan Moskow yang tewas kali ini ada Letnan Jendral Andrey Mordvichev.

Andrey adalah salah satu komandan yang bertanggung jawab atas Angkatan Darat ke-8 di Distrik Militer Selatan Rusia.

Dikutip dari Kompas.com, terkait kematian Jendral Andrety, internal pemerintah Rusia terpecah terkait invasi ke Ukraina.

Dikabarkan juga seorang komandan intelijen Rusia ditempatkan di bawah tahanan rumah.

Kolonel Jenderal Sergei Beseda, Kepala Dinas Kelima dari Dinas Intelijen FSB Rusia, dan Wakil Beseda ditahan di bawah tahanan rumah, menurut sebuah laporan oleh lembaga pemikir non-partisan Pusat Analisis Kebijakan Eropa (CEPA).

Baca: Presiden Ukraina Larang Aktivitas Parpol Pro Rusia di Ukriana, Sebut Sebabkan Pecah Belah Warga

Divisi Kelima Dinas Intelijen FSB Rusia bertanggung jawab untuk informasi intelijen kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Sepertinya dua minggu perang, Putin sadar bahwa dia benar-benar melakukan kesalahan. Kementerian, takut akan tanggapannya, dan hanya akan memberi tahu Putin apa yang ingin dia dengar," tulis jurnalis investigasi Rusia Irina Borogan dan Andrei Soldatov dalam laporan CEPA.

Pihak Rusia belum mengonfirmasi laporan bahwa Kolonel Jenderal Beseda berada di bawah tahanan rumah.

Beseda juga menjadi sasaran sanksi yang diterapkan oleh Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Uni Eropa pada 2014, ketika konflik pecah di Ukraina dan Rusia menduduki Krimea.

Sementara itu, pejabat AS mengatakan, bahwa laporan soal Beseda itu adalah kredibel.

Baca: Komandan Senior Rusia Kembali Dilaporkan Tewas di Tangan Tentara Ukraina, 14.000 Tentara Rusia Tewas

Pihak Rusia juga awalnya sempat meyakini dapat mengambil alih Kyiv, ibu kota Ukraina.

Akan tetapi, hampir sebulan kemudian pasukan Rusia masih gagal melakukannya.

Sejumlah pejabat pendukung pemerintah telah dicopot dari posisi mereka di tengah serangan Rusia ke Ukraina.

Ini termasuk Jenderal Roman Gavrilov, dengan laporan media Rusia terpecah tentang apakah dia dipecat atau mengundurkan diri. (*)

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jenderal Kelima Tewas, Pejabat Tinggi Rusia Terpecah, Komandan Intelijen Ditahan"

# Konflik Rusia Ukraina

Editor: winda rahmawati
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved