Senin, 20 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Warga Mariupol Ukraina Dideportasi Paksa ke Wilayah Rusia

Minggu, 20 Maret 2022 16:08 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kota Mariupol sebagai koneksi utama ke laut hitam telah menjadi target sejak dimulainya perang pada 24 februari.

Ribuan warga Mariupol dipaksa pasukan Rusia mengungsi ke wilayah Rusia pada Sabtu (19/3/2022).

Dikutip dari Tribunnews.com, Kota Mariupol telah dikepung oleh pasukan Rusia selama seminggu.

Dewan Kota Mariupol Ukraina mengatakan bahwa pasukan Rusia secara paksa mendeportasi ribuan orang yang berada di kota tersebut ke wilayah Rusia.

"Selama seminggu terakhir, beberapa ribu warga Mariupol dideportasi ke wilayah Rusia," kata dewan itu dalam sebuah pernyataan di saluran Telegram-nya pada Sabtu (19/3/2022) malam, seperti dilansir CNA.

"Para penjajah secara ilegal membawa orang-orang dari distrik Livoberezhniy dan dari tempat perlindungan di gedung klub olahraga, di mana lebih dari seribu orang (kebanyakan wanita dan anak-anak) bersembunyi dari pengeboman terus-menerus," sambungnya.

Baca: Mantan Mata-mata CIA Klaim Amerika Serikat Telah Memulai Perang dengan Rusia, Lakukan 3 Hal Ini

Sementara Kementrian Pertahanan Rusia mengatakan, bus yang akan membawa pengungsi sudah tiba di negara Ukraina pada hari Selasa.

Selama lebih dari dua minggu, sekitar 400 ribu orang terperangkap di Mariupol, di Laut Avoz.

Mereka berlindung dari pemboman berat yang mengakibatkan putusnya pasokan pusat listrik, pemanas dan air.

Kantor berita Rusia TASS melaporkan pada hari Sabtu bahwa 13 bus pindah ke Rusia, membawa lebih dari 350 orang.

Sekitar 50 di antaranya akan dikirim menggunakan kereta api ke wilayah Yaroslavl.

Dan sisanya akan di kirim ke pusat transisi sementara di Taganrog, sebuah kota pelabuhan di Wilayah Rostov Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan, bahwa Rusia telah menyiapkan 200 bus untuk mengevakuasi warga Mariupol.

Badan RIA Novosti, mengutip layanan darurat, melaporkan hampir 300 ribu orang, termasuk sekitar 60 ribu anak-anak, pekan lalu telah telah tiba di Rusia.

Baca: Detik-detik Rusia Gempur Barak Militer saat 200 Tentara Ukraina Tidur, 50 Tentara Dikabarkan Tewas

Dari beberapa wilayah diantaranya Luhansk dan Donbas termasuk dari Mariupol, dalam beberapa pekan terakhir.

Bulan ini lebih dari 2,6 juta orang di Ukraina telah meminta dievakuasi.

Kota Mariupol sebagai koneksi utama ke Laut Hitam telah menjadi target sejak dimulai perang pada 24 Februari,

Ketika Presiden Rusia meluncurkan operasi militer khusus Ukraina.

Ketika Rusia berusaha merebut sebagian besar pantai Selatan Ukraina, Mariupol menjadi sangat penting.

Yang terletak di antara semenanjung Krimea yang dicaplok Rusia di barat, dan wilayah Donetsk di timur, yang sebagian dikandalikan oleh separatis pro-Rusia.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ribuan Warga Mariupol Ukraina Dideportasi Paksa ke Wilayah Rusia

# Rusia # Ukraina # Mariupol

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Cesar Aini Soekendro
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Ukraina   #Mariupol   #Rusia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved