TRIBUNNEWS UPDATE
Warga Mariupol Ukraina Dideportasi Paksa ke Wilayah Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Kota Mariupol sebagai koneksi utama ke laut hitam telah menjadi target sejak dimulainya perang pada 24 februari.
Ribuan warga Mariupol dipaksa pasukan Rusia mengungsi ke wilayah Rusia pada Sabtu (19/3/2022).
Dikutip dari Tribunnews.com, Kota Mariupol telah dikepung oleh pasukan Rusia selama seminggu.
Dewan Kota Mariupol Ukraina mengatakan bahwa pasukan Rusia secara paksa mendeportasi ribuan orang yang berada di kota tersebut ke wilayah Rusia.
"Selama seminggu terakhir, beberapa ribu warga Mariupol dideportasi ke wilayah Rusia," kata dewan itu dalam sebuah pernyataan di saluran Telegram-nya pada Sabtu (19/3/2022) malam, seperti dilansir CNA.
"Para penjajah secara ilegal membawa orang-orang dari distrik Livoberezhniy dan dari tempat perlindungan di gedung klub olahraga, di mana lebih dari seribu orang (kebanyakan wanita dan anak-anak) bersembunyi dari pengeboman terus-menerus," sambungnya.
Baca: Mantan Mata-mata CIA Klaim Amerika Serikat Telah Memulai Perang dengan Rusia, Lakukan 3 Hal Ini
Sementara Kementrian Pertahanan Rusia mengatakan, bus yang akan membawa pengungsi sudah tiba di negara Ukraina pada hari Selasa.
Selama lebih dari dua minggu, sekitar 400 ribu orang terperangkap di Mariupol, di Laut Avoz.
Mereka berlindung dari pemboman berat yang mengakibatkan putusnya pasokan pusat listrik, pemanas dan air.
Kantor berita Rusia TASS melaporkan pada hari Sabtu bahwa 13 bus pindah ke Rusia, membawa lebih dari 350 orang.
Sekitar 50 di antaranya akan dikirim menggunakan kereta api ke wilayah Yaroslavl.
Dan sisanya akan di kirim ke pusat transisi sementara di Taganrog, sebuah kota pelabuhan di Wilayah Rostov Rusia.
Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan, bahwa Rusia telah menyiapkan 200 bus untuk mengevakuasi warga Mariupol.
Badan RIA Novosti, mengutip layanan darurat, melaporkan hampir 300 ribu orang, termasuk sekitar 60 ribu anak-anak, pekan lalu telah telah tiba di Rusia.
Baca: Detik-detik Rusia Gempur Barak Militer saat 200 Tentara Ukraina Tidur, 50 Tentara Dikabarkan Tewas
Dari beberapa wilayah diantaranya Luhansk dan Donbas termasuk dari Mariupol, dalam beberapa pekan terakhir.
Bulan ini lebih dari 2,6 juta orang di Ukraina telah meminta dievakuasi.
Kota Mariupol sebagai koneksi utama ke Laut Hitam telah menjadi target sejak dimulai perang pada 24 Februari,
Ketika Presiden Rusia meluncurkan operasi militer khusus Ukraina.
Ketika Rusia berusaha merebut sebagian besar pantai Selatan Ukraina, Mariupol menjadi sangat penting.
Yang terletak di antara semenanjung Krimea yang dicaplok Rusia di barat, dan wilayah Donetsk di timur, yang sebagian dikandalikan oleh separatis pro-Rusia.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ribuan Warga Mariupol Ukraina Dideportasi Paksa ke Wilayah Rusia
# Rusia # Ukraina # Mariupol
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Cesar Aini Soekendro
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rusia Panen Cuan Imbas Perang Picu Penutupan Selat Hormuz, Minyak Laris Terjual 2 Kali Lipat
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Negara Teluk Incar Terra Drone Murah Buatan Ukraina, Strategi Baru Lawan Iran Imbas Krisis Rudal
Kamis, 9 April 2026
Tribun Video Update
Prabowo Klaim Indonesia Jadi Negara Aman jika Perang Dunia III Meletus: Orang Rusia-Ukraina di Bali
Kamis, 9 April 2026
Mancanegara
SEBUT RI JADI NEGARA AMAN JIKA PD III PECAH, Prabowo: Banyak WN Rusia di Bali
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Wiki Update
Prabowo Sebut RI Aman Jika Perang Dunia III Pecah, Soroti Warga Rusia Menetap di Bali
Kamis, 9 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.