Konflik Rusia Vs Ukraina
Pascagertakan Rusia, Kini AS Kumpulkan Bukti Kejahatan Putin, Menlu Anthony Blinken Angkat Bicara
TRIBUN-VIDEO.COM - Pascadigertak oleh pihak Rusia karena dianggap memicu narasi anti-Rusia (Russophobia), Amerika Serikat (AS) tengah mengumpulkan bukti-bukti kejahatan Rusia dalam invasi yang dilakukan di Ukraina.
Hal itu dibenarkan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Anthony Blinken pada Kamis (17/3/2022) lalu.
Atas kejadian tersebut, sejumlah pernyataan yang membuktikan perlakuan kejam Rusia terhadap Ukraina diungkap Blinken.
Baca: Siaran Pidato Putin Terputus saat Ungkap Pujian soal Invasi Rusia, Kremlin Sebut Gangguan Teknis
Dikutip dari VoaIndonesia.com pada Sabtu (19/3/2022), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Anthony Blinken menyampaikan sejumlah pernyataan kepada awak media.
Diketahui, saat ini ia sedang memproses evakuasi dan mendokumentasikan potensi kejahatan perang yang dilakukan Rusia dalam invasi di Ukraina.
Pernyataan ini disampaikan Blinken kepada wartawan, sehari setelah Presiden Joe Biden menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai 'penjahat perang'.
Blinken mengatakan, ia yakin serangan yang secara sengaja menarget warga sipil di Ukraina akan menjadi kejahatan perang.
Kemudian, hal itu akan ada pertanggungjawaban serta konsekuensi besar untuk setiap kejahatan perang yang telah terjadi.
“Dengan sengaja menarget warga sipil adalah kejahatan perang,” ujar Blinken.
“Setelah semua kehancuran yang kita lihat, sangat sulit untuk menyimpulkan sebaliknya,” tambahnya.
Blinken menuturkan, bahwa pada hari Kamis seorang warga negara Amerika tewas dalam serangan di kota Chernihiv.
“Saya dapat mengkonfirmasi bahwa seorang warga Amerika tewas,” ujarnya lirih.
Ia tidak segera menyebut identitas korban, yang setidaknya merupakan warga negara Amerika kedua yang tewas dalam konflik tersebut.
Baca: Pasukan Rusia Bombardir Pabrik Perbaikan Pesawat sampai Hancur Lebur di Kota Lviv Ukraina
Sebelumnya diketahui, hal itu diungkap setelah wartawan dan pembuat film dokumenter Brent Renaud tewas tertembak pada pekan lalu.
Polisi Chernihiv mengatakan melalui Facebook, terdapat serangan artileri berat di kota itu dan seorang warga Amerika termasuk di antara korban yang tewas dalam perang tersebut.
Disisi lain, Gubernur Chernihiv, Viacheslav Chaus, mengatakan pada TV Ukraina bahwa sedikitnya ada 53 orang yang telah dibawa ke kamar mayat.
Diketahui, hal ini terjadi selama 24 jam terakhir akibat serangan udara dan tembakan darat yang dilancarkan pasukan Rusia.
(Tribun-Video.com/VoaIndonesia.com)
Artikel ini telah tayang di VoaIndonesia.com dengan judul "Blinken: AS Sedang Kumpulkan Bukti Kejahatan Putin'
#Menlu AS #Konflik Rusia Vs Ukraina #Vladimir Putin #Rusia #Ukraina
Reporter: Sandy Yuanita
Sumber: VOA
Mancanegara
SEBUT RI JADI NEGARA AMAN JIKA PD III PECAH, Prabowo: Banyak WN Rusia di Bali
Kamis, 9 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Israel vs Iran: Warga Teheran Tak Percaya Trump, Gencatan Senjata Terancam Berakhir
Kamis, 9 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Selat Hormuz Ditutup, Komandan Irak Tiba di Iran Perangi AS, Drone IDF Ditembak
Kamis, 9 April 2026
Konflik Timur Tengah
Selat Hormuz Kembali Ditutup seusai Israel Serang Lebanon saat Gencatan, AS Minta Buka Kembali!
Kamis, 9 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik AS-Iran: Iran Ancam Hukum Zionis Jika Serang lebanon, Netanyahu Masih Ingin Perang
Kamis, 9 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.