Tribunnews Update
Jubir Rusia Buka Suara Soal Putin Disebut Biden Penjahat Perang, Minta AS 'Ngaca' Dulu Suka Ngebom
TRIBUN-VIDEO.COM - Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden soal Presiden Rusia, Vladimir Putin sebagai penjahat perang menuai sorotan publik.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menilai seharusnya Amerika Serikat berkaca pada tindakannya yang telah menewaskan nyawa banyak orang dan menghancurkan banyak kota.
Dikutip dari Tribunnews.com pada Jumat (18/3/2022), Peskov mengaku pernyataan Biden sungguh tidak bisa diterima dan dimaafkan.
"Pernyataan seperti itu oleh Tuan Biden benar-benar tidak dapat diterima, dan tidak dapat dimaafkan," terang Peskov.
Ia menerangkan, Presiden Putin merupakan tokoh internasional yang bijaksana.
Baca: 15 Poin Kesepakatan Damai Rusia Ukraina Dibuat saat Perundingan, Jadi Kemajuan Paling Signifikan
Selain itu, Peskov juga menyebut Putin memiliki wawasan luas dan berbudaya.
"Presiden kami adalah tokoh internasional yang sangat bijaksana, berwawasan luas, dan berbudaya serta kepala Federasi Rusia, kepala negara kami," kata Peskov.
Ia pun lantas meminta Amerika Serikat berkaca dengan perbuatannya selama ini.
Bahwa kepala negara Amerika Serikat telah bertahun-tahun mengebom orang di seluruh dunia.
Peskov mengatakan Amerika Serikat telah mengebom dan mengalahkan Jepang pada 1945.
Baca: Rusia Diduga Mulai Runtuh, Putin Tangkap Kepala Militernya Sendiri & Bos Bank Kremlin Berhenti
Bahkan, Amerika Serikat telah menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki dengan bom dahsyatnya.
Kemudian, Jepang menyerah enam hari dan Perang Dunia Kedua berakhir.
Sebagaimana informasi sebelumnya, Presiden Joe Biden menyebut Presiden Putin sebagai "penjahat perang" pada hari Rabu (16/3/2022).
(Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Ingatkan Amerika 'Ngaca' Sebelum Sebut Putin Penjahat Perang: Mereka Suka Ngebom di Mana-mana
# Rusia # Konflik Rusia Vs Ukraina # rusia invasi ukraina # penjahat perang # Amerika Serikat
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: Iran Ejek Blokade Tak Mempan, Khamenei Klaim Kalahkan Pasukan Trump
8 jam lalu
Tribunnews Update
Mojtaba Khamenei Klaim AS Kalah Memalukan, Pastikan Masa Depan Teluk Persia Aman Tanpa Amerika
8 jam lalu
Tribunnews Update
Bocor Dokumen AS Minta Bantuan Internasional untuk Buka Selat Hormuz, Lithuania Setuju Bergabung
9 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Mojtaba Khamenei Peringatkan AS di Tengah Isu Sakit, Singgung Kemampuan Nuklir Iran dan Selat Hormuz
9 jam lalu
Berita Terkini
Ketua Parlemen Iran Tantang AS Perpanjang Blokade, Klaim Ekonomi dan Sumur Minyak Tetap Kokoh
10 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.