Jumat, 1 Mei 2026

Tribunnews Update

Jubir Rusia Buka Suara Soal Putin Disebut Biden Penjahat Perang, Minta AS 'Ngaca' Dulu Suka Ngebom

Jumat, 18 Maret 2022 20:48 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden soal Presiden Rusia, Vladimir Putin sebagai penjahat perang menuai sorotan publik.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menilai seharusnya Amerika Serikat berkaca pada tindakannya yang telah menewaskan nyawa banyak orang dan menghancurkan banyak kota.

Dikutip dari Tribunnews.com pada Jumat (18/3/2022), Peskov mengaku pernyataan Biden sungguh tidak bisa diterima dan dimaafkan.

"Pernyataan seperti itu oleh Tuan Biden benar-benar tidak dapat diterima, dan tidak dapat dimaafkan," terang Peskov.

Ia menerangkan, Presiden Putin merupakan tokoh internasional yang bijaksana.

Baca: 15 Poin Kesepakatan Damai Rusia Ukraina Dibuat saat Perundingan, Jadi Kemajuan Paling Signifikan

Selain itu, Peskov juga menyebut Putin memiliki wawasan luas dan berbudaya.

"Presiden kami adalah tokoh internasional yang sangat bijaksana, berwawasan luas, dan berbudaya serta kepala Federasi Rusia, kepala negara kami," kata Peskov.

Ia pun lantas meminta Amerika Serikat berkaca dengan perbuatannya selama ini.

Bahwa kepala negara Amerika Serikat telah bertahun-tahun mengebom orang di seluruh dunia.

Peskov mengatakan Amerika Serikat telah mengebom dan mengalahkan Jepang pada 1945.

Baca: Rusia Diduga Mulai Runtuh, Putin Tangkap Kepala Militernya Sendiri & Bos Bank Kremlin Berhenti

Bahkan, Amerika Serikat telah menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki dengan bom dahsyatnya.

Kemudian, Jepang menyerah enam hari dan Perang Dunia Kedua berakhir.

Sebagaimana informasi sebelumnya, Presiden Joe Biden menyebut Presiden Putin sebagai "penjahat perang" pada hari Rabu (16/3/2022).

(Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Ingatkan Amerika 'Ngaca' Sebelum Sebut Putin Penjahat Perang: Mereka Suka Ngebom di Mana-mana

# Rusia # Konflik Rusia Vs Ukraina # rusia invasi ukraina # penjahat perang # Amerika Serikat

Editor: Bintang Nur Rahman
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved