Jumat, 10 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Rusia Geram seusai Disebut Penjahat Perang oleh Biden, Ingatkan Amerika Serikat soal Bom Atom Jepang

Jumat, 18 Maret 2022 13:18 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia bereaksi seusai Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyebut Vladimir Putin sebagai penjahat perang imbas invasi ke Ukraina.

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Rusia tak bisa dimaafkan.

Lebih lanjut Rusia mengingatkan aksi AS yang telah menewaskan ratusan ribu orang dengan bom atomnya.

Baca: Warga Amerika Serikat Tewas Ditembak Tentara Rusia di Chernihiv, Tewas saat Menunggu du Antrean Roti

Dikutip dari Russian Today, tanggapan ini disampaikan oleh juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Peskov menyatakan bahwa pihaknya tak terima Putin disebut sebagai penjahat perang.

"Retorika seperti itu tidak dapat diterima dan tidak dapat dimaafkan dari kepala negara, yang bomnya menewaskan ratusan ribu orang di seluruh dunia," ujar Peskov kepada Kantor Berita TASS.

Istilah tersebut dilontarkan oleh Biden saat ditanya oleh wartawan di Gedung Putih.

Mulanya wartawan tersebut menanyakan apakah Biden menganggap Putin sebagai penjahat perang.

Baca: Zelenskyy Datangi Rumah Sakit, Jenguk Keluarga Vlasenko yang Sempat Dikecam Tentara Rusia

Biden sempat menjawab tidak, namun jawaban ini diklarifikasinya.

"Oh, saya pikir dia adalah penjahat perang," ungkap Putin kepada wartawan.

Sebelumnya, meski secara konsisten mengutuk serangan Rusia ke Ukraina, AS selalu menghindari sebutan tersebut.

Untuk itu, hal ini menandai pertama kalinya pemimpin AS menggunakan istilah penjahat perang.

Dalam pidatonya pada hari Rabu, Biden juga menuding militer Rusia telah menembaki rumah sakit dan apartemen.

Sementara itu, Pemimpin mayoritas Senat Demokrat, Chuck Schumer mengatakan bahwa baik Demokrat dan Republik sepakat bahwa Putin tak bisa lepas dari tanggung jawab atas kekejaman yang dilakukan terhadap rakyat Ukraina.

Baca: PBB Mencatat Lebih dari 700 Warga Sipil Termasuk 72 Anak anak di Ukraina jadi Korban Serangan Rusia

Rusia sendiri telah membantah soal tudingan yang menyebutkan bahwa pasukannya melakukan penembakan sembarangan.

Secara konsisten Putin menegaskan bahwa pihaknya hanya menargetkan militer. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# TRIBUNNEWS UPDATE # Rusia # Ukraina # Amerika Serikat # Joe Biden # Vladimir Putin # perang

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved