Senin, 13 April 2026

Terkini Daerah

Rumah Dikelilingi Kebun Sawit, Tapi Susah Minyak: Harus Antre Berjam-jam demi Minyak Goreng

Kamis, 17 Maret 2022 09:11 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM - Langkanya stok minyak goreng membuat warga harus antre untuk bisa mendapatkan minyak goreng di sejumlah daerah di Indonesia.

Hal itu dirasakan juga oleh ratusan warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Mereka harus antre berjam-jam untuk dapat minyak goreng curah yang dijual di pasar murah pada Rabu (16/3/2022).

Pasar murah tersebut digelar di Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, Lebak oleh Aso.

Baca: Kesan Warga Kota Kendari, Mengikuti Pasar Murah Minyak Goreng yang Digelar Oleh Pemerintah Daerah

Bukan hanya warga Kerta yang datang tapi juga warga dari desa-desa lain hingga dari Kecamatan Malingping dan Wanasalam yang berjarak puluhan kilometer dari Kerta.

Salah satu warga yang datang adalah Eka warga Desa Leuwiipuh, Banjarsari.

Sejak pukul 07.00 WIB dia sudah berada di lokasi, padahal pasar murah baru digelar jam 10.00 WIB.

"Dapat info dari tetangga, katanya ada minyak murah, makanya ke sini naik ojek, bawa jeriken," kata Eka usai antri minyak di lokasi, Rabu.

Eka mengatakan, sudah satu bulan lebih dia kesulitan mencari minyak goreng.

Baca: Pemerintah Cabut Aturan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng, Disesuaikan dengan Harga Keekonomian


Untuk membeli minyak goreng, kata dia, harus mencari ke pasar di Jalupang yang jaraknya 10 kilometer dari rumahnya, tapi tidak selalu ada.

Eka mengaku heran mengapa minyak goreng sulit didapat, padahal, kata dia, di kecamatan Banjarsari banyak perkebunan kelapa sawit.

"Rumah saya dikelilingi kebun sawit di samping, belakang, kalau lewat ke pasar juga lewat kebun sawit, bahkan ada pabriknya segala, tapi susah dapat minyak," kata dia.

Namun hari ini, Eka bersyukur bisa kebagian minyak goreng.

Satu orang pembeli, kebagian jatah lima liter minyak goreng curah seharga Rp11.500 per liter.


Pemburu minyak lain yang juga datang ke pasar murah adalah Acih, warga Malingping, di Lebak Selatan.

Acih berburu minyak ke kecamatan Banjarsari sulit mendapatkan minyak di Malingping.

"Susah, di pasar enggak ada, di minimarket harus tahu jadwal antrenya, itu pun belum tentu dapat, sementara saya tidak sempat antre karena harus ke kebun, saat ada info minyak murah di sini saya bela-belain datang," kata dia.

Serupa dengan yang lainnya, Acih juga dijatah minyak lima liter.

Padahal dia sudah membawa tiga dirigen, namun hanya bisa mengisi satu dirigen saja.

Baca: Wali Kota Bogor Bima Arya, Pantau Kelangkaan Minyak Goreng di Pasar Bogor dan Cegah Penimbunan

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Apkasindo, Wawan, mengatakan pihaknya menyediakan 44.000 liter minyak goreng curah untuk warga.

Jumlah minyak tersebut, kata dia, diproyeksikan bisa memenuhi kebutuhan untuk 10.000 keluarga.

"Alhamdulillah antusias banyak, antrian sampai 200 meter, Insya Allah semuanya kebagian," kata dia. (*)

Berita lainnya terkait minyak goreng


Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Curhat Warga Lebak Harus Antre Berjam-jam demi Minyak Goreng: Padahal Rumah Dikelilingi Kebun Sawit

# kebun sawit # antre minyak goreng # minyak goreng # minyak goreng langka  # Lebak

Editor: Unzila AlifitriNabila
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribun Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved