Tribunnews Update
Pasukan Rusia Sandera 500 Orang Warga Sipil di RS Mariupol, Dipakai Sebagai Tameng Manusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah rumah sakit di Kota Mariupol disita oleh pasukan Rusia serta menyandera 500 orang dalam sebuah serangan di kota tersebut.
500 orang tersebut disandera sebagai tameng manusia.
400 orang warga dibawa ke rumah sakit tersebut serta 100 orang dokter dan pasien yang berada di dalam rumah sakit tak diperbolehkan keluar.
Hal itu disampaikan oleh Gubernur Regional Lviv, Pavlo Kyrylenko pada Selasa (15/3/2022) malam waktu setempat.
Baca: Drone Canggih Rusia Hancurkan Benteng dan Tank Ukraina, Meledak Sekali Bidik dari Ketinggian 7,5 Km
“Pasukan menggunakan orang-orang di dalam rumah sakit sebagai perisai manusia dan tidak mengizinkan siapa pun untuk pergi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tak mungkin ada yang berani meninggalkan rumah sakit tersebut lantaran pasukan Rusia akan menembaki siapapun yang berusaha melarikan diri.
"Tidak mungkin (ada yang) meninggalkan rumah sakit, mereka (pasukan Rusia) menembak dengan keras," katanya.
Kyrylenko mengatakan bangunan utama rumah sakit telah rusak berat akibat penembakan.
Baca: Perketat Cengkeraman di Ibu Kota Ukraina, Rusia Serang Kota Kyiv, Akibatkan 4 Orang Tewas
Meski begitu, staf medis terus merawat pasien di bangsal darurat yang dibuat di ruang bawah tanah.
Atas perlakuan Rusia tersbeut, Kyrylenko meminta dunia menanggapi secara tegas lantaran telah melakukan kejahatan kemanusiaan.
Sementara itu, Dewan Kota Mariupol, menyebut sekitar 2.000 mobil sipil berhasil keluar dari kota melalui rute evakuasi kemanusiaan pada Selasa (15/3/2022).
(Tribun-Video.com/dailymail.co.uk)
Artikel ini telah tayang di dailymail.co.uk dengan Judul "The horror of Mariupol: Putin troops hold 500 hostages in a hospital as human shields while premature babies are abandoned by their parents – but at least 20,000 civilians have been allowed to flee the besieged city"
# pasukan rusia # sandera # warga sipil # RS Mariupol # Konflik Rusia Vs Ukraina
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Sumber: Sumber Lain
Mancanegara
Iran Tantang Trump Invasi Darat, Ancam Sandera Ribuan Orang, Ejek AS Tak Berani Lewati Selat Hormuz
Jumat, 17 April 2026
Konflik Timur Tengah
Kapal AS akan Ditenggelamkan Iran jika Blokade Selat Hormuz Dilanjutkan, Sandera Ribuan Orang
Kamis, 16 April 2026
Tribunnews Update
Iran Murka! Ancam Tenggelamkan Kapal AS di Selat Hormuz & Sandera Ribuan Orang dengan Tebusan Tinggi
Kamis, 16 April 2026
Tribunnews Update
Warga Sipil Tewas dalam Serangan Rudal Hizbullah di Israel Utara, Kendaraan Hangus Dilalap Api
Minggu, 22 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Blunder Lagi, Serangan Terbaru ke Iran Hantam Blok Perumahan hingga Tewaskan 40 Warga Sipil
Rabu, 11 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.