TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Klaim AS Lakukan Eksperimen Virus Covid-19 di Lab Biologi Ukraina: Kami Ada Bukti
TRIBUN-VIDEO.COM - Kabar soal keberadaan laboratorium biologi milik Amerika Serikat (AS) di Ukraina kini semakin mencuat.
Terbaru, Rusia mengklaim bahwa pihaknya menemukan bukti lab biologi yang dimaksud digunakan untuk eksperimen sampel virus corona dari kelelawar.
Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konaskhenkov, pada Kamis (10/3).
Pihaknya telah menemukan dokumen yang menjadi bukti keberadaan lab biologi di Ukraina disponsori oleh AS.
Baca: Update Covid-19 12 Maret 2022: Kasus Positif Tambah 14.900, Alami Tren Penurunan
"Spesialis Rusia dari divisi perlindungan radiasi, kimia, dan biologi telah mempelajari dokumen tentang transfer biomaterial manusia yang diambil di Ukraina ke negara-negara asing atas instruksi perwakilan AS."
Aktivitas yang dilakukan salah satunya adalah eksperimen dengan sampel virus corona dari kelelawar.
Melansir Anadolu Agency, lab tersebut juga mempelajari kemungkinan penularan flu babi Afrika dan antraks melalui unggas, kelelawar, dan reptil.
Selain itu, Amerika Serikat menggunakan lab biologi ini untuk menyelidiki penularan patogen melalui burung liar yang terbang di antara Ukraina dan Rusia.
"Yang menarik adalah informasi rinci tentang pelaksanaan proyek oleh AS di wilayah Ukraina untuk mempelajari transfer patogen dari burung liar yang bermigrasi antara Ukraina dan Rusia dan negara-negara tetangga lainnya," katanya dikutip dari Anadolu Agency.
Baca: Culik Wali Kota Melitopol hingga Hancurkan Ukraina, Zelensky Anggap Rusia Seperti Teroris ISIS
Hal ini kemudian semakin menguatkan dugaan Rusia yang menyebut AS telah mengembangkan lab biologi di Ukraina.
Tujuannya tak lain untuk menciptakan mekanisme penyebaran rahasia patogen mematikan.
"Tujuan dari ini dan penelitian biologi lainnya yang didanai Pentagon di Ukraina, adalah untuk menciptakan mekanisme penyebaran rahasia patogen mematikan," tambahnya.
Konaskhenkov mengatakan, dalam waktu dekat Rusia akan menerbitkan dokumen berikutnya yang diterima dari staf lab biologi Ukraina.
Dokumen tersebut nantinya akan dipresentasikan kembali.
Kepala pertahanan radiasi, kimia, dan biologi angkatan bersenjata Rusia, Igor Kirillov mengatakan pihaknya menemukan 30 senyawa biologis di Ukraina pada 7 Maret lalu.
Senyawa-senyawa tersbeut diduga terlibat dalam produksi senjata biologis.
Kementerian Pertahanan Rusia mencatat Amerika Serikat menghabiskan lebih dari $200 juta untuk pekerjaan laboratorium biologi di Ukraina.
Kemudian laboratorium direktorat sanitasi dan epidemiologi pusat Kementerian Pertahanan Ukraina juga berpartisipasi dalam program biologi militer AS.
Menanggapi tuduhan ini, Amerika Serikat dengan tegas membantahnya.
AS kemudian menuduh balik Rusia menggunakan senjata biologi dalam invasi ini.
Diplomat AS, Linda Thomas Greenfield kemudian menuding Rusia telah memberikan disinformasi dan menipu banyak orang soal klaim tersebut.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rusia Klaim Lab Biologi di Ukraina untuk Eksperimen Virus Corona"
# Rusia # Amerika Serikat # Eksperimen # virus corona # kelelawar # Ukraina # Konflik Rusia Vs Ukraina
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Cesar Aini Soekendro
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Donald Trump Ejek Iran soal Blokade Selat Hormuz: Mereka Rugi $500 Juta per Hari
9 menit lalu
Internasional
AS TAMBAH KAPAL INDUK DI TIMUR TENGAH! USS George Bush Tiba di Perairan Dekat Iran
56 menit lalu
Konflik Timur Tengah
Kapal Supertanker Iran Dikejar Kapal Perusak AS saat Coba Terobos Blokade AS di Selat Hormuz
2 jam lalu
Konflik Timur Tengah
Trump Tegas Ogah Pakai Nuklir Lawan Iran, Sebut Ada Cara Lebih Mudah untuk Menang
3 jam lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Trump Jawab Opsi Nuklir dalam Konflik Iran, IDF Tunggu Lampu Hijau AS
3 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.