Jumat, 24 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Rusia Klaim AS Lakukan Eksperimen Virus Covid-19 di Lab Biologi Ukraina: Kami Ada Bukti

Sabtu, 12 Maret 2022 20:57 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kabar soal keberadaan laboratorium biologi milik Amerika Serikat (AS) di Ukraina kini semakin mencuat.

Terbaru, Rusia mengklaim bahwa pihaknya menemukan bukti lab biologi yang dimaksud digunakan untuk eksperimen sampel virus corona dari kelelawar.

Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konaskhenkov, pada Kamis (10/3).

Pihaknya telah menemukan dokumen yang menjadi bukti keberadaan lab biologi di Ukraina disponsori oleh AS.

Baca: Update Covid-19 12 Maret 2022: Kasus Positif Tambah 14.900, Alami Tren Penurunan

"Spesialis Rusia dari divisi perlindungan radiasi, kimia, dan biologi telah mempelajari dokumen tentang transfer biomaterial manusia yang diambil di Ukraina ke negara-negara asing atas instruksi perwakilan AS."

Aktivitas yang dilakukan salah satunya adalah eksperimen dengan sampel virus corona dari kelelawar.

Melansir Anadolu Agency, lab tersebut juga mempelajari kemungkinan penularan flu babi Afrika dan antraks melalui unggas, kelelawar, dan reptil.

Selain itu, Amerika Serikat menggunakan lab biologi ini untuk menyelidiki penularan patogen melalui burung liar yang terbang di antara Ukraina dan Rusia.

"Yang menarik adalah informasi rinci tentang pelaksanaan proyek oleh AS di wilayah Ukraina untuk mempelajari transfer patogen dari burung liar yang bermigrasi antara Ukraina dan Rusia dan negara-negara tetangga lainnya," katanya dikutip dari Anadolu Agency.

Baca: Culik Wali Kota Melitopol hingga Hancurkan Ukraina, Zelensky Anggap Rusia Seperti Teroris ISIS

Hal ini kemudian semakin menguatkan dugaan Rusia yang menyebut AS telah mengembangkan lab biologi di Ukraina.

Tujuannya tak lain untuk menciptakan mekanisme penyebaran rahasia patogen mematikan.

"Tujuan dari ini dan penelitian biologi lainnya yang didanai Pentagon di Ukraina, adalah untuk menciptakan mekanisme penyebaran rahasia patogen mematikan," tambahnya.

Konaskhenkov mengatakan, dalam waktu dekat Rusia akan menerbitkan dokumen berikutnya yang diterima dari staf lab biologi Ukraina.

Dokumen tersebut nantinya akan dipresentasikan kembali.

Kepala pertahanan radiasi, kimia, dan biologi angkatan bersenjata Rusia, Igor Kirillov mengatakan pihaknya menemukan 30 senyawa biologis di Ukraina pada 7 Maret lalu.

Senyawa-senyawa tersbeut diduga terlibat dalam produksi senjata biologis.

Kementerian Pertahanan Rusia mencatat Amerika Serikat menghabiskan lebih dari $200 juta untuk pekerjaan laboratorium biologi di Ukraina.

Kemudian laboratorium direktorat sanitasi dan epidemiologi pusat Kementerian Pertahanan Ukraina juga berpartisipasi dalam program biologi militer AS.

Menanggapi tuduhan ini, Amerika Serikat dengan tegas membantahnya.

AS kemudian menuduh balik Rusia menggunakan senjata biologi dalam invasi ini.

Diplomat AS, Linda Thomas Greenfield kemudian menuding Rusia telah memberikan disinformasi dan menipu banyak orang soal klaim tersebut.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rusia Klaim Lab Biologi di Ukraina untuk Eksperimen Virus Corona"

# Rusia # Amerika Serikat # Eksperimen # virus corona # kelelawar # Ukraina # Konflik Rusia Vs Ukraina 

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Cesar Aini Soekendro
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved