Kamis, 9 April 2026

Terkini Daerah

Polri Kondisi 2 Anggota Densus 88 yang Terluka Masih Dalam Perawatan Medis di RS Bhayangkara

Kamis, 10 Maret 2022 13:56 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polri ungkap kondisi dua anggota tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri yang mengalami luka saat penangkapan terduga teroris Jamaah Islamiah (JI) di Jawa Tengah pada Rabu (9/3/2022).

Diketahui, terduga teroris sempat melakukan perlawanan dengan menabrakan kendaraan yang dikendarai pelaku ke mobil petugas saat berupaya kabur.

Atas kejadian ini, kedua anggota Polri yang terluka tengah mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara, Semarang, Jawa Tengah.

Dikutip dari Tribunnews.com pada Kamis (10/3/2022), Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan informasi tersebut.

Ia mengatakan, kedua anggota Polri sudah ditangani oleh tim medis khusus rumah sakit.

Namun, dia tidak merinci perihal kondisi kedua anggota tersebut lantaran masih proses perawatan.

Baca: 3 Bom Dijatuhkan Militer Rusia dalam Semalam di Kota Sumy saat Proses Evakuasi Warga Ukraina

"Saat ini sedang mendapatkan perawatan di RS klinik Bhayangkara," pungkas Ramadhan.

Diberitakan sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri menembak terduga teroris jaringan Jamaah Islamiah (JI) di Jawa Tengah.

Penindakan tersebut setelah pelaku menabrak petugas saat akan ditangkap.

Adapun peristiwa penangkapan terjadi di jalan Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Rabu 9 Maret 2022 sekira pukul 21.15 WIB.

Kemudian, terduga teroris berinisal SU tersebut merupakan warga Sukoharjo.

Ramadhan mengatakan, petugas juga sempat melompat naik di bak belakang mobil SU seusai menabrakan mobil petugas.

Alih-alih berhenti, SU justru berniat menjatuhkan petugas dari kendaraannya.

Baca: Mengerikan! Bom Rusia Hantam Sumy Ukraina hingga Buat Kota Penuh Api, 22 Orang Dilaporkan Tewas

Bahkan, petugas sampai memberikan peringatan, namun tak dihiraukan dan SU tetap menjalankan mobilnya.

"Petugas yang naik di bak belakang mobil double kabin milik tersangka mencoba untuk memberikan peringatan namun saudara SU tetap menjalankan mobilnya dan melaju dengan kencang serta menggoyangkan setir ke kanan ke kiri atau gerakan zigzag yang tujuannya menjatuhkan petugas," jelas Ramadhan.

Dia menuturkan, kendaraan SU terhenti seusai menabrak kendaraan lain yang melintas.

Oleh karena itu, petugas langsung melakukan tembakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku.

"Dikarenakan situasi yang dapat membahayakan jiwa petugas dan masyarakat sehingga petugas melakukan upaya paksa dengan melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan tersangka dan mengenai di daerah punggung atas dan bagian pinggul kanan bawah," ungkap Ramadhan.

Menurutnya, pelaku juga sempat dibawa petugas ke rumah sakit Bhayangkara.

Namun, nyawanya tidak bisa terselamatkan dan telah dinyatakan meninggal dunia.

"Kemudian petugas membawa tersangka ke RS Bhayangkara Polresta Surakarta untuk penanganan medis namun yang bersangkutan meninggal dunia saat dievakuasi," pungkasnya. (*)

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terluka saat Tangkap Terduga Teroris JI di Sukoharjo, 2 Anggota Densus 88 Dirawat di RS Bhayangkara

# Densus 88 # terorisme # perawatan medis # RS Bhayangkara # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved