Selasa, 2 Juni 2026

Terkini Daerah

Pak Ogah di Semarang Tewas Dihantam Bus, Korban Terseret 10 Meter, Diduga Kendaraan Alami Rem Blong

Selasa, 8 Maret 2022 19:01 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - Laka maut menewaskan seorang 'Pak Ogah' seusai dihantam sebuah bus di pertigaan antara jalan Tambakkaji dengan jalan Walisongo, Semarang, Jawa Tengah.

Diketahui, insiden nahas itu dipicu akibat diduga kendaraan mengalami rem blong, kemudian bus sempat menyeret korban sekitar 10 meter dari lokasi pada Senin (7/3/2022) lalu.

Akibat kejadian ini, satu orang korban tewas dan kasus masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Dikutip dari TribunJateng.com pada Selasa (8/3/2022), seorang warga sekitar bernama Dimas (30) menceritakan kesaksiannya atas kejadian tersebut.

Dimas mengungkapkan, korban merupakan warga Sendangsari, Tambakkaji, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.

Baca: Viral Video Kaki Bocah Terjepit Pagar Rumah, Warga Membongkar Paksa Pagar Rumah

Ia mengatakan, tubuh korban dalam kondisi mengenaskan selepas ditabrak bus warna putih tersebut.

Diketahui, bus itu bertuliskan PT Indofood CBP Sukses Makmur.

Dijelaskan olehnya, peristiwa ini terjadi sekira pukul 13.24 WIB.

"Iya betul, kejadian kemarin siang. Lihat kondisi tubuh korban ya ampun bikin nyesek," terang.

Menurutnya, tubuh korban terkapar dengan posisi telentang persis depan perusahaan Indofood.

"Ya tubuh hancur kepala dan perut. Posisi akhir di samping pembatas tengah jalan Walisongo," sebutnya.

Sementara itu, saksi lain yakni Tris mengaku kejadian berangsur sangat cepat.

Baca: Bus Terbakar di Tol Pandaan-Malang, Diduga Berawal dari Power Bank Penumpang Akibatkan Korsleting

Diketahui, Bus putih bernomor polisi H 1824 NY itu melaju dari arah atas meluncur ke bawah dari selatan ke utara.

Dia mengatakan, atau dari Jalan Tambakaji ke Jalan Walisongo.

Kejadian tragis itu terjadi di tanjakan Kawasan Industri Tambakaji atau biasa disebut KTI.

Sebagai informasi, korban setiap harinya bekerja di kawasan jalur tengkorak itu sebagai 'Pak Ogah'.

"Korban bekerja jadi pak ogah agar kendaraan dari atas KTI bisa aman saat hendak masuk jalur pantura," bebernya.

Tris menjelaskan, setelah bus menghantam korban, bus tetap melaju menyeberang jalan raya dan masuk ke dalam kawasan pabrik Indofood.

Kemudian, bus baru berhenti selepas menabrak pagar pabrik dan tiang listrik.

Bahkan, sempat muncul suara ledakan yang diduga dari  tiang listrik tersebut.

Dikabarkan, ketika kejadian pintu pabrik posisi kebuka jadi bus masuk

"Ketika kejadian pintu pabrik posisi kebuka jadi bus masuk," bebernya.

Ia menyampaikan, arus lalu lintas ketika kejadian juga sepi hingga tak ada pengguna jalan yang melintas.

Selain itu, bus juga dalam keadaan kosong atau tak berpenumpang.

"Bus juga dalam kondisi kosong tak ada penumpang," terangnya

Sampai saat ini, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit mengatakan, masih melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan maut tersebut.(Tribun-Video.com/TribunJateng.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Pak Ogah Tewas Dihantam Bus saat Bekerja di Tanjakan KTI Semarang, Saksi: Ya Ampun Nyesek

# Pak Ogah # rem blong # dihantam bus # Semarang # PT Indofood CBP Sukses Makmur

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Reporter: Sandy Yuanita
Sumber: Tribun Jateng

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved