Sabtu, 2 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Sosok Arina, Guru Bahasa Inggris di Ukraina yang Buat Bom Molotov untuk Pertahankan Kota Dnipro

Kamis, 3 Maret 2022 07:58 WIB
BBC Indonesia

TRIBUN-VIDEO.COM - Invasi Rusia ke Ukraina membuat para warga negara tersebut mengerahkan segala cara untuk mempertahankan hidup dan kota mereka.

Satu di antaranya warga Ukraina bernama Arina yang merupakan wanita pembuat bom molotov.

Ia bersama dengan wanita-wanita Ukraina lain membuat bom molotov untuk mempertahankan Kota Dnipro.

Dilansir dari BBC, saat Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan negaranya menginvasi Rusia, Arina telah berencana mengikuti kursus dansa sepulang kerja.

Setelahnya guru bahasa Inggris itu pun akan pergi berpesta.

Lantas, tiga hari kemudian ia berada di sebuah taman bersama puluhan wanita Ukraina lain untuk membuat bom molotov.

Arina dan wanita-wanita tersebut memarut bongkahan polistirena dan merobek lembaran kain untuk membuat bom molotov.

Ia mengatakan bahwa tidak pernah terbayangkan bahwa dirinya akan menghabiskan akhir pekan dengan membuat bom molotov.

Namun hal itulah yang bisa dilakukan oleh seluruh warga Dnipro untuk mempertahankan diri melawan pasukan Rusia yang terus memberikan serangannya.

"Tak ada yang mengira beginilah cara kami menghabiskan akhir pekan," ujar Arina kepada saya.

"Tapi sepertinya ini adalah satu-satunya hal penting yang harus dilakukan sekarang," tambahnya.

Wajah dan rambut Arina pun bertabur debu putih polistirena.

Ia mengatakan apa yang dilakukannya itu cukup menakutkan dan mengaku dirinya benar-benar tidak menyadari apa yang sedang dilakukan.

"Ini cukup menakutkan. Saya pikir kita tidak benar-benar menyadari apa yang sedang kami lakukan," ujarnya.

Tak jauh dari lokasi Arina, Elena dan Yulia wanita yang juga pembuat bom tersebut rela meninggalkan anak-anak mereka dengan kakek-neneknya demi membantu membuat bom.

Mereka menganggap bahwa hanya duduk di rumah tanpa melakukan apapun lebih menakutkan.

"Duduk di rumah tanpa melakukan apa pun akan lebih menakutkan," kata Elena, tanpa berhenti memarut.

Elena yang merupakan seorang juru masak itu mengatakan bahwa proses membuat bom molotov tidak jauh berbeda dengan meracik makanan.

Sama dengan Arina, mereka pun tidak percaya akan melakukan hal tersebut.

Namun, lagi-lagi tidak ada pilihan lain bagi mereka untuk melakukan perlawanan terhadap militer Rusia.

'Saya tidak percaya ini terjadi pada kami, tetapi apakah ada pilihan lain yang kami miliki?" kata Elena.

(Tribun-Video.com/BBC)

Artikel ini telah tayang dengan judul Rusia serbu Ukraina: Kisah para perempuan pembuat bom molotov demi lawan invasi Rusia

# Konflik Rusia Vs Ukraina # Ukraina  # Rusia # Vladimir Putin

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Dhea Andika Rizqi
Video Production: Unzila AlifitriNabila
Sumber: BBC Indonesia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved