TRIBUNNEWS UPDATE
Ukraina Serukan Pembentukan Legiun Internasional, 50 Eks Pasukan Bela Diri Jepang Jadi Sukarelawan
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia melancarkan invasi besar-besaran di Ukraina lewat darat, udara dan laut sejak Kamis (24/2/2022).
Rudal-rudal Rusia menghujani kota-kota Ukraina.
Dikabarkan, puluhan pria di Jepang mendaftar sebagai relawan untuk membantu Ukraina melawan Rusia.
Baca: Tindakan Youtube di Tengah Konflik di Ukraina, Blokir Iklan dan Monetisasi dari Pemerintah Rusia
Sebagian besar dari mereka memiliki pengalaman berperang dan bela diri.
Dikutip dari Tribunnews.com, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pernah menyerukan pembentukan 'legiun internasional' pada Minggu (27/2/2022).
Ia mendorong warga AS dan Kanada untuk menjadi sukarelawan perang.
Keiichi Kurogi adalah satu dari lusinan pria di Jepang yang menawarkan diri untuk bergabung dengan 'legiun internasional' tersebut.
Baca: Sosok 4 Petinju Ukraina yang Siap Tempur Lawan Invasi Rusia, Ada Wali Kota Kiev dan Adik Kandungnya
Kurogi merupakan seorang pekerja kantoran berusia 39 tahun yang tinggal di barat daya Jepang.
"Ketika saya melihat gambar pria dan wanita tua di Ukraina memegang senjata dan pergi ke depan, saya merasa saya harus menggantikan mereka," katanya.
Namun, Kedutaan Ukraina menolak tawaran Kurogi untuk andil di medan perang lantaran tidak memiliki pengalaman militer yang diperlukan.
Sebanyak 70 pria Jepang termasuk 50 mantan anggota Pasukan Bela Diri Jepang dan dua veteran Legiun Asing Perancis, melamar menjadi sukarelawan pada Selasa (1/3/2022).
Seorang juru bicara Kedutaan Besar Ukraina mengaku menerima telepon dari masyarakat yang ingin berjuang untuk Ukraina, tapi menolak memberikan rincian.
Sebuah postingan tertanggal 28 Februari 2022 dari kedutaan menuliskan ucapan terima kasih kepada orang Jepang atas antusias mereka menjadi sukarelawan di Ukraina.
Pihaknya menambahkan syarat tertentu bagi yang ingin terjun ke medan perang.
Baca: 50 Eks Pasukan Bela Diri Jepang jadi Sukarelawan di Ukraina, Tidak Tega Lihat Lansia Angkat Senjata
"Setiap kandidat untuk ini harus memiliki pengalaman di Pasukan Bela Diri Jepang atau telah menjalani pelatihan khusus," kata postingan itu.
Kedutaan Besar Ukraina di Jepang menulis cuitan sedang mencari relawan yang berpengalaman di bidang medis, IT, Komunikasi dan pemadam kebakaran. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 50 Mantan Pasukan Bela Diri Jepang Dilaporkan Jadi Sukarelawan Perang di Ukraina
# TRIBUNNEWS UPDATE # Ukraina # Rusia # perang # Jepang
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Peringatan Iran untuk Trump! Jangan Lanjutkan Perang, Militer Kami Kini Lebih Kuat & Siap Lawan
13 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Tegaskan Musuh Menyesal jika Lanjut Perang, Kekuatan Militer Siaga Hadapi Konflik Baru Lawan AS
14 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Peserta Aktif BPJS Kesehatan Tembus 79 Persen, Strategi Baru Mulai Diterapkan
14 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Teheran Siaga Konflik Baru, Rusia & China Bantu Teheran Kebut Produksi Drone
14 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Peran Rusia-China, Bantu Iran Pulih Lebih Cepat, Kebut Produksi Drone saat Gencatan Senjata
14 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.