Jumat, 1 Mei 2026

mancanegara

Mengenal Apa Itu Bom Vakum, Bom yang Diduga Digunakan Rusia untuk Menyerang Ukraina

Rabu, 2 Maret 2022 16:30 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat, Oksana Markarova, menuding Rusia menggunakan bom vakum sebagai senjata termobarik dalam serangan terhadap Ukraina.

Bom vakum dapat menyedot oksigen dari udara sekitarnya untuk menghasilkan ledakan suhu tinggi.

Namun, hal ini belum dapat dikonfirmasi, meski menurut rekaman dari Ukraina telah menunjukkan peluncur roket termobarik pada kendaraan TOS-1 Rusia.

Dr Marcus Hellyer, analis senior di Institut Kebijakan Strategis Australia, mengatakan belum jelas apakah Rusia mengerahkan senjata termobarik di Ukraina, dikutip dari The Guardian.

Senjata termobarik juga dikenal sebagai bom aerosol atau bahan peledak udara bahan bakar.

Baca: Rusia Menjawab dengan Tegas dan Bantah Negaranya Pakai Senjata Terlarang untuk Menyerang Ukraina

Senjata ini adalah amunisi dua tahap muatan:

1. Muatan tahap pertama mendistribusikan aerosol yang terbuat dari bahan yang sangat halus dari bahan bakar berbasis karbon hingga partikel logam kecil.

2. Muatan kedua menyalakan awan itu, menciptakan bola api, gelombang kejut yang sangat besar, dan ruang hampa karena menyedot semua oksigen di sekitarnya.

Kemudian, gelombang ledakan dapat bertahan lebih lama secara signifikan daripada bahan peledak konvensional dan mampu menguapkan tubuh manusia.

Senjata semacam itu digunakan untuk berbagai tujuan dan tersedia dalam berbagai ukuran.

Baca: Dianggap Tak Mampu Rebut Kiev Ibu Kota Ukraina, Rusia Dijuluki Pengamat Barat sebagai Macan Kertas

Hellyer mengatakan apa yang mungkin kita lihat di Ukraina adalah Rusia menggunakan mereka dalam peran “penghancur bunker” untuk menghancurkan posisi pertahanan Ukraina.

Sedangkan versi peluncuran udara yang sangat besar dirancang untuk menghancurkan gua dan kompleks terowongan.

Bahan peledak ini pertama kali dikembangkan oleh AS dan digunakan di Vietnam.

Kemudian Ilmuwan Soviet menggunakan teknologi tersebut untuk membuat bom vakum mereka sendiri.

Soviet dilaporkan menggunakan bom vakum untuk melawan China dalam konflik perbatasan tahun 1969 dan konflik Chechnya tahun 1999.

AS juga menggunakan bahan peledak ini untuk menjatuhkan para teroris di gua-gua di Afghanistan pada tahun 2017.



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Itu Bom Vakum? Duta Besar Ukraina di AS Tuding Rusia Gunakan Bom Vakum

#Bom Vakum #Ukraina #Rusia #Amerika Serikat

Editor: Restu Riyawan
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Bom Vakum   #Rusia   #Ukraina   #Amerika Serikat

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved